Sukses

Kecelakaan Truk Balikpapan, Sulitnya Hilangkan Faktor Penyebab

Otosia.com Sebagian publik terutama di Indonesia menjadi saksi sebuah kecelakaan tragis truk bermuatan 20 ton yang menghantam mobil-mobil hingga menewaskan pengendara-pengendara sepeda motor.

Kejadian itu terekam jelas di sebuah kamera CCTV sehingga kemudian tersiar dan menjadi pembahasan di mana-mana, terutama rasa khawatir akan penyebabnya.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr)

Next

Tidak pelak, kecelakaan yang tepatnya terjadi di Simpang Muara Rapak ini menjadi perhatian brand seperti Mitsubishi yang menaungi nama Fuso.

"Seperti kita tahu ketika terjadi kecelakaan raya biasanya ada beberapa faktor. Namun sayangnya, kita tidak bisa menghilangkan faktor-faktor itu. Bisanya diminimalkan," kata Aji Jaya, Vice President Of Sales & Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) dalam media gathering virtual, kemarin (26/1/2022).

Next

Biasanya, menurut dia, faktor itu adalah gaya mengemudi sopir, kondisi kendaraan, dan kondisi jalan.

"Sejak lama KTB selalu melakukan training kepada mekanik, baik mekanik yang ada di diler kita maupun konsumen. Kami juga melakukan training kepada pengemudi yang dimiliki konsumen," ujarnya.

Next

Di sana, KTB seperti dijelaskannya berbagi pengetahuan teknik mengemudi, juga merawat kendaraan yang baik dan benar supaya kondisi kendaraan dalam keadaan baik.

Menariknya, KTB sudah menerapkan sistem pemantauan. Sistem itu seperti dijelaskannya dinamai dengan "runner telematics".

"Saat ini kami memanfaatkan runner telematics yang ada di kendaraan kami, untuk mengembangkan edukasi kepada para konsumen kita. Dalam sistem itu, kita bisa menyajikan berbagai macam fungsi sangat bermanfaat untuk konsumen," ujarnya.

Misalnya, para pemilik truk bisa mengevaluasi performa pengemudi mereka. Runner itu juga disajikan rutin. Demikian halnya perihal maintenance atau perawatan supaya kendaraan bisa beroperasi dengan baik dan tidak merugikan pengguna jalan.

Loading