Sukses

Cerita Ferry Maryadi Bisa Pinang Moge Impian, Terkabul Usai Berdoa saat Haji

Otosia.com Ferry Maryadi merupakan artis yang sudah lama berkecimpung di dunia hiburan. Karena kesuksesannya itulah tak heran jika ia memiliki pundi-pundi pendapatan yang fantastis.

Alhasil ia pun bisa menekuni hobinya yang mahal. Ferry Maryadi diketahui mempunyai hobi berkendara roda dua dan mengoleksi beberapa motor klasik. Baru-baru ini, Ferry bercerita mengenai hobinya tersebut.

 

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/ahm)

Motor Kesayangan

Hal itu diungkapkan oleh Ferry Maryadi dalam video yang diunggah di kanal Youtube KUY Entertaiment pada beberapa hari yang lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bagaimana dirinya mendapatkan motor tersebut.

Motor kesayangan anggota grup motor The Prediksi ini ada dua. Salah satunya adalah moge Harley Davidson keluaran tahun 1990.

"Ada ada dua motor yang paling gue sayang. Pertama karena gue sayang, itu Fatboy tahun 1990," ungkap Ferry Maryadi.

"Itu gue minta pada saat gue lagi naik Haji," tambahnya.

Tak Mungkin Ada

Sebelum memilikinya, ia berpikir mustahil untuk bisa membelinya. Bukan karena harganya yang mahal, namun populasi motor jenis ini yang tak mungkin ada di Indonesia.

"Awalnya gue nggak kepikiran untuk mendapatkan motor ini karena limited edition. Ini model Fatboy pertama dari Harley Davidson," kata Ferry Maryadi.

"Dan gue mikir ini nggak mungkin gue dapet dan ada di Indonesia," imbuhnya.

Pulang Haji

Beberapa waktu setelah kepulangannya dari Tanah Suci, ada seorang temannya yang memberikan kabar bahwa ada motor dengan jenis yang diinginkannya sedang di jual. Tak pikir lama, motor tersebut langsung dibeli olehnya.

"Dua minggu setelah gue pulang Haji, temen gue ngabarin kalau ada ini motor dan persis dengan apa yang gue inginkan," ucapnya.

"Jadi sebelum berangkat Haji, gue dikasih tau sama ustaz gue kalau mau minta, minta sedetail mungkin. Jadi gue minta chasisnya apa, warna apa, surat STNK harus sesuai," pungkasnya.

Penulis: Denny Marhendri

Sumber: Merdeka.com

Loading