Sukses

Isuzu Optimistis Sambut Pasar Kendaraan Niaga EURO 4

Otosia.com PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengaku optimis menghadapi pasar otomotif di tahun 2022. Isuzu Astra meyakini percaya pasar otomotif di Indonesia akan kembali tumbuh dari berbagai faktor sehingga kembali bisa bergairah.

"Untuk segmen kendaraan niaga sendiri, kami percaya sektor-sektor industr seperti komoditas sawit, batu bara, logistik, cold chain, hingga kurir juga masih akan bertumbuh. Dan hal in yang menjadi faktor pendorong juga bagi pertumbuhan bisnis kami," kata Jap Ernando Demily, Presiden Direktur IAMI.

Hal tersebut ditambah lagi dengan implementasi regulasi EURO 4 di bulan April 2022, dipercaya akan membawa dampak postif secara langsung ke lingkungan, dan tidak langsung juga ke bisnis kendaraan niaga.

 

 

 

 

 

 

 

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr)

Next

Menyambut EURO 4 Isuzu Astra akan bekerja sama dengan pemerintah dan mendukung implementasi regulasi tersebut.

Menurut Ernando, Isuzu sudah memiliki bekal untuk menyongsong standar EURO 4. Bekal tersebut adalah DNA mesin Isuzu hemat BBM, pengalaman selama 10 tahun mesin common rail pada Isuzu Giga, serta mekanik Isuzu di diler sudah paham bagaimana menangani mesin commonrail.

"Kami yakin bahwa Isuzu telah siap melayani customer dengan kendaraan Euro 4 di masa yang akan datang," kata Ernando.

Untuk mendukung hal tersebut Isuzu Astra akan meningkatkan layanan purna jual dan SDM, termasuk para tenaga pemasar. Sales dan aftersales Isuzu dipastikan keduanya bekerja sama dan bersinergi untuk dapat memerikan solusi yang komprehensif dan optimal kepada customer.

Isuzu Giga (Isuzu Astra)

"Untuk mendukung efektivitas dan efisiensi pelayanan Isuzu, kami telah menyediakan layanan after sales service kami mulai dari BIB (Bengkel Isuzu Berjalan) sebanyak 149 unit, BMI (Bengkel Mitra Isuzu) sebanyak 86, serta 2.403 partshop di 2021. Oleh karenanya kami komitmen untuk selalu meningkatkan kualitas dan kuantitas dari pelayanan after sales kami tersebut," ujarnya.

Next

Penjualan Isuzu 2021

Sementara itu, berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) secara retail Isuzu berhasil melepas 27.278 unit atau menguasai 24,3% pasar kendaraan komersial. Rinciannya, Isuzu Elf menyumbangkan 23,2%, Isuzu Giga 13%, dan Isuzu Traga 30,7%.

Secara unit, Isuzu Traga sepanjang tahun 2021 terjual 12.022 unit, di mana tahun sebelumnya hanya 6.660 unit. Selanjutnya Isuzu Elf terjual 12.723 unit, naik dari tahun 2020 yang berjumlah 8.596 unit.

Next

Di segmen medium truk, Isuzu Giga terjual 2.181 unit dari sebelumnya hanya 1.292 unit. Bukan hanya impor, pencapaian ekspor Isuzu Astra juga meningkat drastis dari sebelumnya tahun 2020 hanya 3.554 unit, sementara tahun 2021 lalu berhasil mencapai 5.005 unit.

Tahun 2021 lalu Isuzu mengekspor ke sejumlah negara, seperti Filipina, Laos, Myanmar, hingga ke Amerika Latin. Menurut Ernando, pencapaian positif tahun lalu juga karena faktor produk baru. Misalnya pada GIIAS 2021 kemarin, Isuzu meluncurkan All new Mu-X 4x4 dan Isuzu D-Max. Produk ini merupakan full model change, baik dari segi desain interior, eksterior, hingga teknologi yang digunakan.

"Dengan fitur safety dan engine baru 1.900 cc, kami harapkan produk baru ini mampu memberikan kinerja yang lebih optimal bagi Isuzu Partner, utamanya yang berada pada segmen tambang, perkebunan, oil and gas serta rental company," ungkap Ernando.

 

Loading