Sukses

Kemenperin Singgung Honda Membuat Mobil Listrik, Ini Tanggapan HPM

Otosia.com PT Honda Prospect Motor resmi memulai ekspor All New Honda BR-V ke luar negeri, Rabu (16/3/2022). SUV ini ditargetkan untuk diekspor keluar sebanyak 6.000 unit hingga bulan Desember 2022 nanti.

Hal ini diharapkan dapat merealisasikan target Kemenperin untuk mencapai angka keseleruhan ekspor mobil Indonesia di tahun 2025 mencapai 1 juta unit.

"Kami menargetkan pada tahun 2025 ekspor kendaraan bermotor roda empat di Indonesia bisa sejangkaunya mencatat angka 1 juta (unit)," ungkap Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita pada pembukaan acara ekspor Honda BR-V.

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/dit)

Singgungan mobil listrik

Menteri Industrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita memberi kata sambutan di acara peresmian ekspor All New Honda BR-V (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Setelah mengungkapkan target ekspor mobil di Indonesia, Agus juga sempat menyinggung sedikit tentang kendaraan ramah lingkungan berbasis listrik.

Ia berharap bahwa Honda kedepan juga akan menawarkan kendaraan ramah lingkungan, guna menekan emisi gas buang. Hal ini bisa terwujudkan melalui mobil-mobil elektrik seperti hybrid atau pun Battery Electric Vehicle (BEV).

"Kami juga meminta dukungan dari Honda agar dapat menghadirkan produk-produk kendaraan yang memiliki emisi karbon yang rendah, khususnya kendaraan elektrifikasi yang dimulai dari hybrid sampai dengan kendaraan listrik murni," papar Agus di sela-sela pembukaan acara ekspor All New Honda BR-V.

Next

Ia melanjutkan bahwa Pemerintah tidak mengharuskan penggunaan teknologi ramah lingkungan tertentu. Yang penting adalah teknologi tersebut berdampak positif terhadap lingkungan.

"Pada prinsipnya sebenarnya Pemerintah welcome terhadap any kind of technology, di mana selalu ada progress teknologinya ramah lingkungan," tambahnya.

Tanggapan HPM

Honda CR-V hybrid (netcarshow.com)

Menanggapi pernyataan dari Agus, Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM menyatakan bahwa Honda tidak menutup adanya kemungkinan kedepan akan menghadirkan produk-produk berbasis listrik. Namun untuk saat ini ia mengakui sedang mempelajari seperti apa kebutuhan pasar.

"Masih dipelajari ya keinginan dari konsumen seperti apa. Bukan berarti Honda tidak bergerak ke elektrifikasi. Kami terus mempelajari apa sih elektrifikasi yang cocok untuk masyarakat," ungkap Yusak dalam sesi tanya jawab pada acara yang sama.

Next

Yusak menjelaskan bahwa Honda sebenarnya mempunyai banyak mobil berbasis listrik, mulai dari hybrid hingga BEV. Namun ia belum berbicara banyak mengenai mobil apa yang kelak dihardirkan di Indonesia.

"Apa sih elektrifikasi yang cocok untuk Indonesia? Dari hybrid hingga BEV, kami semua punya. Kita sedang mempelajari seperti apa demanddari pasar," tutup Yusak.

Loading