Sukses

Aleix-Maverick Lempar Kaus di Mandalika, Sebut Penonton Indonesia Fantastis

Otosia.com Tuntas sudah gelaran MotoGP Mandalika 2022 yang diramaikan pula dengan pergelaran musik.

Di tempat konser yang dinamai BNI Mandalika Music Vibes, acara pun diramaikan dengan kedatangan dua pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro dan Maverick Vinales.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr)

Next

Mereka naik panggung di saat RAN tampil. Di sana, kedua rider ini menunjukkan wajah semringah seperti merasakan sesuatu yang sangat menyenangkan, dan hal itu pula yang kemudian diungkapkan keduanya.

"Kami merasa terhomat. Kami telah pergi ke berbagai belahan dunia, tapi belum pernah merasakan dukungan dari masyarakat Indonesia seperti ini. Apa yang kami lihat menunjukkan betapa kalian menggilai olahraga ini, menggilai MotoGP. Kalian fantastis," ujar Aleix.

Next

Aleix menilai penonton  MotoGP Indonesia fantastis (Otosia.com/Nazar Ray)

Maverick Vinales pun menambahkan bahwa segala sesuatunya terasa begitu indah. Ia bahkan mengaku rasanya seperti berliburan.

"Saya ingat waktu pertama datang ke Indonesia mungkin sekitar 2017, masyarkaat yang hebat, masyarakat yang menyenangkan. Mereka semua mencintai MotoGP, dan kini 2022 kami benar-benar bisa balapan di sini. Kita mendapatkan sirkuit yang indah, balapan yang indah, pulau yang indah," kata dia.

Next

Ia berharap, masyarakat di Indonesia bisa tetap menikmati ajang MotoGP sehebat ini. Pengakuannya soal rasa seperti liburan saat di Mandalika diakui pula oleh Aleix.

"Rasanya seperti sedang liburan. Kami ingin memberikan balapan yang hebat. Jadi, semoga kalian menikmati sebaik mungkin balapan MotoGP," ujar Maverick yang lalu disambut "true" oleh Aleix.

Next

Bagi Maverick Vinales MotoGP Mandalika serasa liburan (Otosia.com/Nazar Ray)

Keduanya lantas mengambil benda yang dibawa, yakni berupa kaus dan topi. Namun di antaranya, ada kaus spesial yang dibubuhi tanda tangan mereka. Penonton pun berteriak saat kaus akan dibagikan.

MotoGP 2022 di Mandalika menyuguhkan balapan yang terasa dramatis. Tidak hanya sirkuit yang segar, aksi pawang hujan, pembalap yang berjatuhan, dan absennya Marc Marquez karena cedera, begitu pula dengan hujan yang menjeda balapan MotoGP hingga 2 jam lebih.

Namun balapan digelar sebagai sesuatu yang bersejarah karena MotoGO kembali digelar di Indonesia setelah terakhir diadakan pada 1997.

Loading