Sukses

7 Catatan Penting Sebelum Mudik Lebaran dengan Mobil

Otosia.com Pemerintah telah membolehkan masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini. Kebijakan tersebut disambut baik oleh mereka yang hendak pulang kampung dengan mobil pribadi.

Namun demikian, selain tetap memerhatikan protokol kesehatan, pemudik yang menggunakan mobil tetap harus melakukan berbagai persiapan.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memberikan beberapa kiat mudik. Berikut merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan ketika akan melakukan perjalanan mudik menggunakan mobil pribadi:

Video Paling Viral saat Ini
 (kpl/nzr)

Next

1. Dokumen berkendara

Sebelum melakukan perjalanan, pengemudi wajib membawa dokumen-dokumen berkendara yang lengkap dan masih berlaku, seperti STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan SIM (Surat Izin Mengemudi) A. Kelengkapan dokumen tersebut harus selalu dibawa sebagai identitas kepemilikan kendaraan dan memastikan bahwa pengemudi sudah cukup umur dan memenuhi syarat mengendarakan mobil.

2. Mengecek komponen kendaraan

Periksalah kendaraan untuk menghindari terjadinya gangguan selama perjalanan. Pastikan fungsi setiap komponen mobil berkerja dengan baik, seperti wiper, speedometer, lampu, sistem pengereman, radiator yang terisi cairan hingga batas maksimal, penggantian oli mesin yang dilakukan secara rutin, pemeriksaan oli transmisi, dan kondisi aki mobil.

Selain itu, jangan lupa membawa dongkrak dan kelengkapannya, segitiga pengaman mobil, serta ban serep.

Next

3. Memastiikan bagian Interior berfungsi baik dan bersih

Periksa dan pastikan bagian interior mobil yang digunakan mudik berfungsi. Sebagai contoh, cek apakah laci dashborad dapat dibuka tutup dengan baik sehingga bisa digunakan dengan optimal untuk menaruh barang seperti P3K, masker, atau hand sanitizer.

Pastikan juga tuas pengatur jok berfungsi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengemudi dan penumpang. Pengemudi juga dapat menambahkan car phone holder jika menggunakan aplikasi pengarah jalan. Untuk menambah kenyamanan di perjalanan, bersihkan terlebih dahulu setiap sisi interior mobil Anda.

Next

4. Servis di bengkel resmi

Setelah melakukan pemeriksaan sendiri di rumah, pengemudi dapat membawa mobilnya ke bengkel resmi jika mobilnya mengalami kerusakan. Selain itu, pengemudi juga wajib ke bengkel untuk melakukan pemeriksaan misalnya seperti wheel alignment, pemeriksaan komponen rem, dan pemeriksaan saringan udara kabin mobil.

Pemeriksaan di bengkel resmi juga memiliki keuntungan lain, yaitu garansi suku cadang resmi. Misalnya untuk mobil Suzuki.

Next

5. Kondisi fisik dan posisi mengemudi

Kesiapan Fisik wajib diperhatikan sebelum bepergian. Istirahat, konsumsi makanan, dan tidur yang cukup sebelum mudik dapat meningkatkan stamina pengemudi. Selama perjalanan pun, pengemudi harus memperhatikan posisi duduk yang benar, nyaman, dan aman untuk meningkatkan konsentrasi, mengurangi keletihan, dan mengurangi risiko kecelakaan. Pastikan posisi duduk, kepala, tangan, dan kaki tetap nyaman dan aman.

Sebelum menyetir, pengemudi diimbau untuk melakukan peregangan otot agar pperedaran darah lancar dan tidak mudah lelah.

Next

6. Tidak melebihi kapasitas

Sering kita melihat para pemudik yang berjubel di dalam satu mobil penumpang. Padahal, hal ini merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas karena muatan yang melebihi kapasitas kendaraan. Untuk itu, demi kenyamanan dan keselamatan, pastikan jumlah penumpang dan beban muatan sesuai dengan kapasitas dan ketentuan.

Next

7. Catat dan hubungi nomor darurat

Untuk mengantisipasi adanya kejadian tak terduga, pengemudi perlu mencatat dan menghubungi nomor telepon darurat ketika mengalami gangguan di tengah jalan. Untuk Suzuki misalnya dapat menghubungi call center Halo Suzuki di nomor 0800-1100-800 yang siap memberikan pelayanan di saat konsumen membutuhkan bantuan, mengalami kendala, maupun keluhan.

"Dalam rangka mengantisipasi arus mudik, Suzuki mengimbau para pengendara untuk selalu waspada dan memperhatikan rambu lalu lintas. Apabila mengalami gangguan teknis di jalan, Suzuki telah menyediakan 40 Bengkel Siaga yang tersebar di berbagai titik jalur mudik yang ada di Sumatera, Jawa, dan Bali," kata Menurut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head SIS.

Penulis: Nazarudin Ray

Loading