Sukses

Berawal dari Temuan Mercedes-Benz, Ini Fungsi dan Pentingnya Traction Control

Otosia.com Mobil modern sudah banyak yang dibekali dengan fitur-fitur keselamatan yang mumpuni. Di antaranya sistem keselamatan aktif canggih yang bisa menghindari kecelakaan, dengan menggunakan sensor atau kamera.

Namun salah satu peranti safety modern dan mendasar di sebuah kendaraan adalah Traction Control. Fitur ini mempunyai sebutan lain seperti Vehicle Stability Control atau Electronic Stability Programe.

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/dit)

Kinerja

Frank Werner-Mohn menunjukkan paten Traction Control dari Mercedes-Benz (Daniel Maurer)

Teknologi ini sudah cukup lama diperkenalkan. Melansir news.com.au, Senin (25/4/2022), pertama kali ditemukan oleh Frank Werner-Mohn, Safety Engineer for Mercedes-Benz, sekitar tahun 1990-an.

Pada dasarnya alat ini menggabungkan Engine Control Unit (ECU) dengan sensor Anti-lock Braking System (ABS). Sensor tersebut mendeteksi adanya selip dari roda, sehingga mesin secara otomatis mengurangi daya supaya pengemudi dapat kembali mengontrol mobilnya.

Next

Traction Control (TC) saat ini jauh lebih canggih dibanding model awalnya. Beberapa mobil bisa menyalurkan pengereman cukup pada ban yang kehilangan traksi atau mengurangi tekanan boost, jika mobil tersebut bermesin turbo.

TC kerap aktif dalam kondisi ban selip, terutama pada saat membelok. Paling sering adalah pada saat oversteer di mana bagian belakang mobil lebih dulu hilang kendali, atau understeer saat mobil tidak berbelok sesuai dengan input dari setir.

Wajib

Ilustrasi tombol Traction Control (autoexpress.co.uk)

Sistem TC dinilai sebagai salah satu teknologi krusial yang bisa menyelamatkan banyak nyawa. Oleh sebab itu Mercedes-Benz memberikan hasil temuannya ke merek lain tanpa memungut biaya sedikit pun, demi keselamatan bersama.

Tidak hanya itu peranti ini sudah diwajibkan di banyak negara, termasuk pada mobil murah sekalipun. TC sudah menjadi kewajiban pada mobil baru di Kanada tahun 2011, Amerika Serikat di tahun 2012 dan di Eropa pada tahun 2014.

Next

Sebagai contoh, mengutip caranddriver.com, mobil baru termurah di Amerika Serikat saat ini adalah Chevrolet Spark dengan banderolan 14.595 USD atau Rp 210,7 juta (dengan kurs 1 USD = Rp 14.437,05). Mobil ini sudah dilengkapi TC untuk semua tipe.

Sebaliknya di Indonesia, Honda Brio RS manual dengan banderol Rp 209 juta tidak dilengkapi dengan TC.

Loading