Sukses

Hasil Uji Coba All New Honda HR-V Nyaris Setengah Miliar Tanpa Turbo di Bali

Otosia.com Setelah menjajal tipe termahal Honda HR-V RS di Sirkuit Mandalika, pengetesan berikutnya berlangsung di jalanan publik sekitar Bali.

Pihak Honda menentukan tiga titik untuk dikunjungi dan di antara titik-titik tersebut jalan yang dilalui tergolong beragam, mulai dari jalanan perkotaan yang padat, hingga jalanan kecil berliku-liku.

Mobil yang disediakan untuk eksplorasi ini berbeda dengan HR-V di Mandalika. Setiap awak media disediakan Honda HR-V varian SE. Varian ini merupakan tipe tertinggi dengan mesin 1.500cc naturally aspirated.

Flag off test drive Honda HR-V SE di hari kedua (HPM)

 

 

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/dit)

Next

Pada dasarnya Honda HR-V SE mempunyai spesifikasi yang sama seperti Honda HR-V RS, namun dengan bodykit dan grill yang berbeda, belum dilengkapi speaker twitter dan power tailgate, jok kombinasi antara kulit dan kain, serta airbags hanya empat saja.

Tentunya perbedaan paling utama terletak di bawah kap mesinnya. Dibanding HR-V RS yang menghasilkan output 177 PS dan torsi 240 Nm, tipe SE, sekaligus HR-V lainnya, menyemburkan tenaga 121 PS dan torsi 145 Nm.

Lantas bagaimana rasa berkendaranya?

Next

Performa dan teknologi

Menjajal Honda HR-V SE (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Dari segi performa Honda HR-V SE tentunya tidak bisa menyaingi tipe RS dengan mesin turbonya. Kendati demikian spesifikasi mobil ini terbilang lebih dari cukup untuk penggunaan sehari-hari.

Karakter mesin tanpa turbo ini tidak jauh berbeda dengan kepunyaan Honda BR-V dan Honda City hatchback atau sedan. Kombinasi antara mesin dan transmisi CVT bawaannya cenderung responsif dan bahkan menyesuaikan rpm di jalanan menanjak.

Tidak hanya itu jantung pacu ini masih lebih bertenaga dibanding rival-rival di kelasnya. Sebagai contoh Hyundai Creta mengusung mesin 1.500cc dengan semburan tenaga 115 PS dan torsi 144 Nm, sedangkan Mazda CX-3 Sport 1.5 juga mempunyai jeroan 1.500cc yang menghasilkan tenaga 111 PS dan torsi 144 Nm.

 

Next

Sementara dari sisi konsumsi BBM, Honda HR-V terbilang irit. Mobil yang kami coba sengaja kami tinggalkan nyala selama pengetesan di setiap poin pemberhentian. Kendati demikian, MID HR-V SE masih mencatat angka sekitar 13-15 km/l. Angka tersebut tentunya akan naik di jalanan yang minim kemacetan.

Test drive Honda HR-V SE di jalan tol (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Di sisi lain salah satu highlight All New Honda HR-V adalah tersedianya peranti keselamatan Honda Sensing di setiap model. Fitur tersebut mencakup teknologi seperti Lane Keep Assist (LKA), Collision Mitigation Braking System (CMBS), Adaptive Cruise Control (ACC) with Low Speed Follow, dan masih banyak lagi. 

Next

Dalam sesi tes jalan ini, kami menjajal ACC dan LKA di jalanan yang cukup terbuka dan jalanan padat.

ACC dan LKA membuat proses mengemudi makin ringan. Mobil bisa tetap terjaga di satu jalur, sementara ACC bisa mengatur jarak antara mobil depan dan berakselerasi dengan sendirinya di jalanan padat sekalipun.

Kendati demikian, jalanan Indonesia terbilang dinamis. Tidak jarang motor tiba-tiba memotong jalur di depan mobil kami. Dalam kondisi tersebut, CMBS secara otomatis aktif untuk mengeremkan mobil.

Next

Kenyamanan

Interior Honda HR-V SE (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Tingkat kenyamanan pada Honda HR-V terbaru kini lebih optimal. Bagian kabin mobil ini minim getaran dan suara mengganggu. Suara ban mobil tentu masih masuk, namun masih tergolong tidak mengganggu.

Hal ini bisa jadi akibat dari serangkaian upgrade yang diberikan Honda untuk HR-V generasi ini. Berdasarkan penjelasan Yoshitomo Ihashi, Large Project Leader of All-new Honda HR-V Honda Motor Co., Ltd., Automobile Operations, Monozukuri Center, SUV ini mendapatkan banyak peredam.

Sebagai contoh, HR-V terbaru ini disematkan engine mounting baru, panel insulator di dasbor meningkat menjadi 5kg/m2 dan transmisi CVTnya dipasangkan mount holder yang berfungsi untuk mengurangi getaran dari girboks.

Next

Sementara desain interior mobil ini secara keseluruhan tergolong mewah dan mempunyai kualitas bahan yang baik. Bentuk dasbor HR-V terbaru cenderung simpel dan mudah untuk dioperasikan.

Ada juga beberapa sentuhan detail menarik, seperti AC dengan sistem Diffusion Mode yang menyalurkan semburan udara AC dari ventilasi bagian luar, lampu LED di atap yang bisa dinyala-matikan dengan sentuhan, serta kursi belakang Ultra Seat.

Interior belakang Honda HR-V SE dengan panoramic sunroof di atap (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Kendati demikian Honda HR-V SE bukanlah mobil yang sempurna. Setiap varian HR-V yang kami jajal, termasuk tipe RS di hari pertama, disematkan atap panoramic sunroof dengan ukuran yang besar.

Meski memberi nuansa kabin yang lebih lapang, mekanisme buka tutup cover dari atap itu cukup mengganggu. Lebih tepatnya bagian belakang yang diharuskan memasang sepasang penutup dengan model clip on.

Next

Hal ini tidak akan menjadi masalah apabila mekanismenya cukup mudah dioperasikan. Namun pada kenyataannya sistem ini jauh lebih merepotkan dibandingkan sistem sliding, seperti bagian sunroof bagian depan.

Tidak hanya itu, tempat penyimpanan sepasang penutup tersebut hanya diletakkan di bagasi. Meski tidak memakan banyak tempat, alangkah baiknya Honda menyediakan tempat khusus untuk menyimpan peranti tersebut.

Kekurangan lainnya mencakup armrest belakang yang terlalu turun, sama seperti armrest Honda pada umumnya. Lalu untuk tipe RS yang dibanderol di atas Rp 500 juta, model ini seharusnya sudah dipasangkan jok depan elektrik.

Next

Konklusi

Honda HR-V tipe SE dan RS (HPM)

Overall Honda HR-V generasi ketiga ini merupakan major upgrade dibanding model sebelumnya. Crossover ini mempunyai karakterestik berkendara yang asyik, namun mempertahankan kenyamanan.

Dari varian yang kami coba, tipe RS memang paling seru. Jeroan turbo bawaannya, selain berperforma beringas, merupakan mesin terkuat di kelasnya. Namun demikian harga mobil ini cukup mahal, meski paket fitur yang ditawarkan sangatlah kompetitif dibanding para rival.

Secara realistis Honda HR-V SE menjadi pilihan paling optimal. Mobil ini mempertahankan banyak keunggulan dari varian RS, namun dengan mesin yang lebih dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari. 

Next

Dan sepertinya banyak konsumen setuju bahwa tipe SE merupakan model paling value for money. Bahkan tercatat tipe SE paling laris dengan kontribusi penjualan lebih dari 50% dari seluruh lini HR-V di Indonesia.

"Kontribusi penjualan tipe SE itu 59%, RS 20%, E CVT 19% dan S 2%," ujar Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) di sela-sela media test drive Honda HR-V, Selasa (24/5/2022).

Loading