Sukses

Tesla Pilih Thailand Ketimbang Indonesia, Tapi Cuma untuk Bangun Showroom

Otosia.com Masyarakat Indonesia sempat khawatir karena Tesla memutuskan untuk berinvestasi di Thailand. Namun Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa investasi Tesla ke Negeri Gajah Putih itu hanya sebatas showroom mobil.

Lebih lanjut, ia pun memastikan bahwa rencana investasi Tesla ke Indonesia tetap berjalan sesuai prosedur.

"Kalau ada yang seperti di bilang (investasi) di Thailand itu hanya showroom-nya pak," tegas Luhut dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (9/6).

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/ahm)

Next

Luhut menjelaskan, Thailand sendiri hanya dijadikan sebagai salah satu negara agen penjualan mobil listrik oleh perusahaan milik Elon Musk. "Memang, Thailand itu agen pak," ucapnya.

Sedangkan, lanjut Luhut, Indonesia berkeinginan untuk tetap menjadi pusat produksi baterai mobil listrik. Untuk itu, proses negosiasi investasi Tesla di Tanah Air memakan waktu yang lebih lama.

"Kita mau produsen. Tapi jadi produsen ini prosesnya banyak negosiasi yang harus kita lakukan. Saya kira tidak mudah,” jelasnya.

Next

Namun demikian, Luhut enggan untuk menyampaikan secara detail terkait perkembangan investasi Tesla di Indonesia. Hal ini sebagai permintaan dari pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut untuk merahasiakan proses negosiasi yang tengah berlangsung dari sorotan media.

"Kita harus hormati itu," tutupnya.

Next

Cuma Bermodal Rp1,27 Miliar, Tesla Akhirnya Pilih Investasi di Thailand

Diketahui, Tesla, produsen mobil listrik terbesar di dunia, dikabarkan telah mendaftarkan pendirian kantor di Thailand dengan modal sekitar USD 87.700 atau setara Rp1,27 miliar. Hal itu diungkapkan oleh Kementerian Perdagangan Thailand.

Dikutip dari Thai Enquire, Selasa (31/5) Departemen Pengembangan Bisnis Kementerian Perdagangan Thailand mengatakan bahwa Tesla (Thailand) Ltd. akan menjual kendaraan listrik (EV) termasuk mobil penumpang, truk pick-up, dan banyak lagi.

Hanya saja pihak Tesla tampaknya hanya akan menjual mobilnya tanpa memproduksi atau merakit produknya di Thailand.

Penulis: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Loading