Sukses

Begini Cara Bayar Pajak Tahunan Kendaraan Bekas Tanpa KTP Pemilik Sebelumnya

Otosia.com Setiap pemilik kendaraan bermotor wajib untuk membayar pajak, tak terkecuali yang beli motor bekas. Biasanya untuk membayar pajak tahunan mmotor bekas memerlukan kartu tanda penduduk (KTP) pemilik sebelumnya.

Namun ternyata hal ini bisa disiasati, sehingga tak lagi memerlukan KTP pemilik sebelumnya. Penasaran bagaimana solusinya? Simak lanjutan ulasan berikut ini.

 

Video Terpopuler saat Ini
 (kpl/ahm)

Next

Kendaraan Bekas dan Atas Nama Pemilik Lama Jadi Kendala

Banyak sekali masyarakat yang lebih memilih untuk membeli motor bekas. Hal ini biasanya dikarenakan uang yang belum mencukupi atau bahkan memang sudah menjadi hobi.

Namun bagi seseorang yang memutuskan untuk membeli kendaraan bekas terdapat beberapa kendala untuk membayar pajak. Salah satunya apabila kendaraan bekas yang dibeli masih atas nama pemilik yang lama.

"Di mana kendalanya itu masih atas nama pemilik lama. Ada banyak kejadian setelah membeli kendaraan bekas itu kesulitan untuk mendapatkan KTP asli pemilik lama itu, ketika hendak membayar pajak," ungkap Benny Fremmy Surbakti SH dalam video unggahan saluran Youtube Elang Maut.

Next

Solusi Terbaik dengan Biaya Tak Mahal

Diungkapkan oleh Benny jika solusi terbaik yang dapat dilakukan adalah segera membalik nama. Biaya yang dikeluarkan pun tidak akan mahal.

Dengan catatan apabila kita mau mengurus semuanya sendiri tanpa menggunakan jasa calo. Karena ketika Anda memutuskan untuk dibantu oleh calo maka akan dikenai biaya tambahan.

"Segera balik namakan rekan-rekan. Tapi sulit bang biaya mahal, tidak tidak sulit, biayanya pun juga enggak mahal tapi kalau kita mau jalan sendiri jangan melalui calo," paparnya.

Next

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Balik Nama Kendaraan Motor

Pastinya ada beberapa berkas persyaratan untuk bisa melakukan balik nama kendaraan bermotor. Di antaranya seperti yang dijelaskan oleh Benny dalam video yang diunggah di channe YouTube Elang Maut.

"Syarat balik nama BPKB asli, STNK asli, kwitansi pembelian dan KTP asli pemilik baru. Sudah itu saja, bawa ke Samsat," jelas Benny.

"Kalau enggak salah biaya tergantung pemerintah daerah masing-masing. Kalau di DKI kalau enggak salah 1 persen dari harga kendaraan," timpal dia.

Next

 

Penulis: Billy Adytya

Sumber: Merdeka.com

Loading