Sukses

Kenapa KLX 230 Sudah Ganti Upside-Down saat yang Lama Teleskopik, Mengapa?

Otosia.com Kawasaki Motor Indonesia atau KMI rupanya mengubah shock KLX 230 terbaru dari sebelumnya mengunggulkan tipe telespkopik lantas menjadi upside-down.

Citra upside-down untuk shock atau suspensi bagi sebagian orang dianggap kokoh. Namun di KLX 230 lama, Kawasaki justru lebih menekankan keunggulan tipe telespkopik.

Mengapa berubah haluan dari yang sudah diunggulkan sebelumnya? Michael C. Tanadhi selaku Head Sales & Promotion KMI beri penjelasan.

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/nzr)

Next

"Karena sekarang kami dengar konsumen yang mengutamakan gaya hehehe. Kami ikut mendengarkan konsumen," ujarnya.

Penjelasan ini sekaligus mengukuhkan bahwa sebenarnya suspensi yang pas untuk KLX 230 dan kebutuhannya baik untuk model adventure maupun supermoto sebenarnya tetap teleskopik.

Karena itu pula, ia menambahkan bahwa di antara tipe-tipe tersebut, masih ada yang tetap menggunakan suspensi teleskopik.

Next

New KLX 230 (Otosia.com/Nazar Ray)

"Kan kita juga persiapkan yang teleskopik. Jadi kalau untuk customer yang menginginkan performa suspensi yamg lebih ringan, itu ada di teleskopik. Upside down pasti lebih berat. Yang standar masih teleskopik, yang SE upside down," ujarnya.

KMI meluncurkan versi baru dari KLX 230 dalam ajang Jakarta Fair 2022 atau biasa disebut Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kamis lalu (9/6/2022) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Next

KLX 230 tersebut adalah KLX230S dan KLX230SM. KLX230S merupakan versi terbaru dari KLX 230 adventure, sedangkan KLX230SM merupakan KLX 230 Supermoto.

Harga asli non-promo masing-masing adalah Rp 54.900.000 dan Rp 56.700.000 untuk KLX230SM atau supermoto versi standar dan SE.

 

 

Next

Sementara KLX230S dan versi SE-nya masing-masing dihargai normal Rp 49.900.000 dan Rp 54.900.000.

Loading