Sukses

Termasuk Mobil Mahal, Ini Daftar Kendaraan di Bawah 2.000cc yang Bisa Diisi Pertalite

Otosia.com Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Commercial and Trading Pertamina ditunjuk mengembangkan mekanisme baru untuk memastikan penyaluran BBM subsidi di lapangan tepat sasaran. Mekanisme baru pembelian Pertalite dan Solar tersebut dimulai dengan pendaftaran di Website MyPertamina.

Salah satu ketentuan utama pembatasan ini dilihat dari spesifikasi mobil yang digunakan. Artinya kendaraan roda empat dengan mesin di atas 2.000cc dilarang membeli BBM bersubsidi.

"Yang sudah dikaji, yang tidak boleh adalah kategori mobil mewah yaitu 2.000 cc ke atas," ujar Saleh Abdurrahman, Anggota Komite BPH Migasdisitat seperti dikutip Merdeka.com, Selasa (5/7/2022).

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/dit)

Next

Dengan demikian, kata Saleh Abdurrahman, pembelian bahan bakar bersubsidi menjadi lebih terkontrol. Mobil-mobil mewah seperti Toyota Alphard dan Mitsubishi Pajero Sport bakal dilarang membeli Pertalite maupun Solar.

LSUV Suzuki XL7 dibekali mesin 1.500cc, layak diisikan bahan bakar Pertalite (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Mobil dengan mesin di bawah 2.000cc mencakup banyak segmen, mulai dari Low-Cost Green Car (LCGC) hingga mobil niaga.

Sebagai contoh di kelas LCGC ada Toyota Agya, Toyota Calya, Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra, dan Honda Brio. Setiap mobil ini mengusung mesin 1.200cc atau kurang.

Next

Lalu untuk segmen LMPV ada Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Nissan Livina, Mitsubishi Xpander, Honda Mobilio dan Wuling Confero. Mayoritas LMPV mempunyai mesin 1.500cc atau kurang.

Sama seperti LMPV, LSUV juga menggunakan spesifikasi mesin yang sama. Sehingga mobil seperti Mitsubishi Xpander Cross, Toyota Rush, Daihatasu Terios, Suzuki XL7, DFSK 560, dan Honda BR-V diperbolehkan membeli Pertalite.

Khusus sektor niaga, kendaraan yang diperkenankan menenggak bahan bakar RON 90 di antaranya Suzuki Carry, Daihatsu Gran Max, Daihatsu Luxio, DFSK Gelora dan DFSK Supercab.

Next

Mobil mewah lolos

Sedan premium Honda Accord dibenamkan mesin 1.500cc turbo. Secara teknis layak diisi BBM bersubsidi? (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Kendati peraturan pembelian bahan bakar bersubsidi sudah diperketat, beberapa mobil mewah secara teknis masih layak membeli Pertalite.

Paling mencolok adalah deretan lini produk Honda. Mayoritas mobil dari merek Jepang itu dibekali mesin 1.500cc turbo. Dengan demikian Honda Accord yang dibanderol Rp 772,9 juta sekalipun bisa diisi Pertalite.

Ada pun mobil mewah lainnya seperti Toyota GR Yaris yang didesain sebagai sport car berperforma buas. Hatchback beraura rally tersebut dibenamkan mesin 1.600cc tiga silinder, yang secara peraturan tersebut, layak untuk dibelikan BBM bersubsidi.

Loading