Sukses

Alasan Daihatsu Sigra Terbaru Belum Pakai Double Blower

Otosia.com PT Astra Daihatsu Motor (ADM) baru saja meluncurkan Daihatsu Sigra terbaru. MPV LCGC itu mendapatkan penyegaran ringan yang mengubah beberapa tampilan dan fitur di eksterior dan interiornya.

Perubahan pada mobil ini mencakup lampu depan dibuat smoked, spion dan grill kini berkelir hitam, antenna sirip hiu di atap, pelek model baru, serta bagian interior kini dominan warna hitam.

Selebihnya, fitur pada Daihatsu Sigra terbaru masih sama dengan model sebelumnya. Termasuk di antaranya adalah rear air circulator yang hanya menyalurkan angin, bukan berfungsi sebagai AC.

Apa yang menjadi alasan Daihatsu tetap mempertahankan penyegaran udara saat ini, padahal AC double blower seperti sudah menjadi hal wajib pada MPV.

Video Paling Dicari saat Ini
 (kpl/dit)

Permintaan konsumen

Brosur Daihatsu Sigra terbaru menunjukkan fitur absennya AC double blower (Astra Daihatsu Motor)

Soal ini Hari Wicaksono, Product Planning Department Head PT ADM, memberi penjelasan. Ia mengatakan bahwa keputusan mempertahankan rear air circulator berkaitan dengan permintaan dari konsumen.

Berdasarkan riset internal Daihatsu, calon pembeli Sigra lebih mengutamakan value for money, konsumsi bahan bakar dan styling luar maupun dalam. Jika disematkan fitur AC double blower, maka harga akan meningkat dan mengurangi value Sigra.

"Mayoritas alasan membeli Daihatsu Sigra adalah karena harga. Kedua adalah fuel consumption dan habis itu styling eksterior dan interior. Pada saat ini kami mengakomodir yang ada untuk membuat Sigra mempunyai best value," terang Hari di sela-sela peluncuran New Daihatsu Sigra, Kamis (7/7/2022).

"Kalau penambahan feature tidak sesuai dengan permintaan customer, itu akan berdampak kepada kenaikan harga," sambungnya.

Next

Namun tidak menutup kemungkinan kedepannya Daihatsu menyematkan AC double blower jika tren dan permintaan dari kustomer berubah, dan menuntut adanya penambahan fitur.

"Ada uang ada barang. Di segmen LCGC ini faktor paling utama adalah harga terjangkau. Jika ada penambahan fitur, harga bisa naik dan konsumen masih mempertimbangkan untuk membeli. Mungkin suatu saat, kalau daya belinya sudah naik, bisa saja," ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & CR Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI-DSO).

Loading