Sukses

Pada Peluncuran New Xpander Mitsubishi Singgung Versi Hybrid

Otosia.com Penantian publik terhadap kendaraan hybrid agaknya meruncing pada penerapannya terhadap kendaraan-kendaraan keluarga khususnya low MPV.

Dari Mitsubishi, Xpander sudah beberapa kali digadang-gadang akan muncul dalam versi hybrid.

Memperkuat rasa penasaran tersebut, Mitsubishi sendiri sudah menjanjikan bahwa versi hybrid dari Xpander diharapkan bisa dilihat di tahun 2023.

"Tahun fiskal lalu diumumkan plan bisnis bahwa Mitubishi Motors akan menghasilkan model hybrid pada model 2023 untuk wilayah ASEAN," ujar Naoya Nakamura, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia saat peluncuran New Xpander dan New Xpander Cross secara virtual, Senin (8/11/2021).

Sebelum GIIAS 2022
 (kpl/nzr)

Next

New Xpander Cross (MMKSI)

Mengenai semangat untuk menelurkan mobil hybrid, Mitsubishi sendiri mengaku bahwa hal tersebut merupakan hal penting.

Di sisi lain, mobil hybrid--termasuk dari Mitsubishi sendiri-- merupakan bagian dari promosi program pemerintah mengenai lingkungan.

"Model hyrbid tidak hanya penting untuk teknologi tapi juga guna mengikuti program pemerintah untuk sosialisasi lingkungan yang lebih baik," ujarnya.

Outlander PHEV

Dalam mengusung teknologi hybrid, Mitsubishi sudah langsung memperlihatkan Outlander PHEV. Mobil berharga Rp 1 miliaran ini punya tiga mode berkendara, yakni EV Drive Mode, Series Hybrid Mode dan Parallel Hybrid Mode.

Pada mode EV Drive, motor menggerakkan kendaraan dengan tenaga listrik dari baterai sehingga tidak ada konsumsi bahan bakar dan emisi CO2.

Next

Sedangkan, Hybrid Driving Mode dibagi menjadi dua mode. Pertama, Series Hybrid Mode merupakan perpaduan mode elektrik dan mesin. Mesin gasoline 2,4 L akan menghasilkan listrik jika baterai lemah dan menambah tenaga saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi atau menanjak.

Pada Parallel Hybrid Mode, mesin gasoline akan melaju dengan bantuan motor saat kendaraan membutuhkan ekstra tenaga (saat kecepatan tinggi atau saat efisiensi mesin tinggi). Setidaknya, masih ada suguhan teknologi untuk menyeimbangkan banderol harganya saat ini.

Loading