Sukses

Buat yang Masih Belajar, Begini Cara Paling Benar Mengoper Perseneling Motor Manual dan Semi Otomatis

Otosia.com, Jakarta Salah satu proses terpenting saat mengendarai sepeda motor manual dan semiotomatis adalah mengoper persneling. Hal yang terlihat mudah bagi orang yang terbiasa menggunakan motor manual, namun terasa sangat sulit bagi pemul, terutama yang masih baru belajar mengendarai motor.

Biasanya bagi yang masih sangat awam akan bingung dengan proses operasional gigi motor. Terlebih pas jalan, malah semakin bikin gugup.

Untuk itu, diwajibkan untuk selalu waspada dan mengikuti langkah-langkah berikut: 

 

 

 

Sebelum GIIAS 2022

Cara Mengoper Persneling Motor Manual 

1. Biasakan terlebih dahulu dengan kopling, gas dan tuas persneling

Untuk motor manual, tuas kopling terletak di sebelah kiri setang. Fungsinya untuk memindahkan torsi mesin pada transmisi. 

Sedangkan gas motor berada pada setang bagian kanan. Apabila dipuntir, akan menaikan RPM (putaran mesin) motor sehingga mencegah mesin mati.

Cek tuas perseneling pada pijakan kaki sebelah kiri. Tugas tuas itu untuk memindahkan persneling atau gigi motor secara manual. 

2. Hidupkan motor dengan meremas tuas kopling dan menekan tombol starter 

Naiklah ke jok motor terlebih dahulu. Yang harus diperhatikan saat menghidupkan motor, pastikan persneling dalam keadaan netral terlebih dahulu. Hal itu bisa dilihat pada panel instrumen motor yang menampilkan lampu indicator nyala ‘N’. Itu tandanya persneling motor dalam kondisi netral.

3. Coba pindahkan persneling ke gigi satu

Kurangi dahulu puntiran gas, kemudian tarik secara penuh tuas kopling dan disaat yang bersamaan tekan persneling ke bagian bawah untuk memasukkan ke gigi satu.

Selanjutnya putar gas secara perlahan sambil melepas tuas kopling dengan lembut hingga sepeda motor Anda berjalan perlahan. Perhatikan keseimbangan bukaan gas dan pelepasan perseneling. Terlalu besar gas, motor tidak akan bisa jalan. Sedangkan terlalu besar kopling dibuka, mesin akan mati.

 

Menaikkan Gigi Perseneling

4. Selanjutnya, ganti gigi persneling ke angka lebih tinggi

Setiap kenaikan gigi perseneling membutuhkan tingkat kecepatan tertentu. Jika sepeda motor telah mencapai kecepatan yang cukup untuk berpindah ke gigi, kendurkan puntiran gas sambil menekan tuas kopling. Selipkan ujung kaki kiri di bawah tuas persneling. Setelah itu, ungkit tuasnya ke atas sejauh mungkin, sampai terasa adanya peralihan gigi.

Untuk menambahkan gigi lagi, lakukan prosedur serupa sampai sesuai pada gigi yang diinginkan.

Satu ungkitan akan masuk ke gigi dua, satu lagi ke gigi tiga, satu lagi ke gigi empat, begitu seterusnya.

5. Sekarang, coba kurang persneling ke lebih rendah

Pertama, kendurkan puntiran gas terlebih dahulu sambil menekan penuh tuas kopling dan injak tuas persneling kebawah kemudian lepaskan. Sesuaikan tarikan kopling dan bukaan gas secara bersamaan agar sesuai dengan kecepatan saat ini.

Apabila ingin berhenti, tutup pelan-pelan gas sampai penuh, tekan tuas kopling, dan terus tekan. Lalu lepaskan tuas persneling hingga sepeda motor masuk ke gigi satu.

Cara mengganti persneling motor semi otomatis

1. Pelajari part-part motornya dahulu

Ketika akan mengganti perseneling sepeda motor, pastikan bukaan gas berada pada posisi paling minim, baru menekan tuas perseneling.

Sepeda motor dengan transmisi semi otomatis, memiliki kopling sinkron dengan persneling, sehingga ketika tuas persneling ditekan, berarti otomatis kopling ikut aktif.

2. Nyalakan sepeda motor

Duduklah di jok sepeda motor, dan pastikan persneling dalam keadaan netral sebelum melanjutkan proses mengganti persneling.

3. Berpindahlah ke gigi satu

Kendurkan bukaan gas dan tekan tuas persneling satu kali. Untuk masuk ke gigi satu, tekan tuas persneling ke bawah dengan satu hentakan. Perpindahan ke gigi berikutnya bisa dilakukan dengan mengungkit tuas persneling ke atas.

 

Perpindahan Gigi

4. Berpindah ke gigi yang lebih tinggi

Lakukan pemindahan gigi ke posisi lebih tinggi dengan langkah yang sama ketika mengoper ke gigi satu. Kurangi bukaan gas dan ungkit tuas persneling ke atas menggunakan ujung jari-jari kaki.

Satu kali klik ungkitan, sama dengan memasukkan ke gigi dua. Penambahan satu lagi klik, artinya masuk gigi tiga dan seterusnya.

5. Mengurangi gigi persneling

Kurangi dulu kecepatan motor lalu turunkan gigi persneling yang dengan menekan tuas persneling. Ketika berhenti, usahakan untuk selalu memposisikan gigi pada kondisi netral.

 

Tips agar cepat mahir mengoper perseneling dan mengendarai motor dengan baik

a. Posisikan tangan selalu lurus agar ketika membuka gas tidak berlebihan.

b. Satu kali mengungkit, atau satu kali menekan tuas, sama dengan memindahkan satu posisi gigi perseneling. Perpindahan gigi perseneling tidak bisa dilompat-lompati, missal dari gigi satu langsung ke tiga. Prosesnya hanya bisa bertahap.

c. Ketika mengendarai sepeda motor dalam kecepatan tinggi, tekan rem depan dengan perlahan terlebih dahulu. Secara bertahap, lanjutkan dengan menekan kuat remnya hingga laju sepeda motor melambat hingga sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Kemudian lepaskan rem perlahan.

Tambahkan rem belakang perlahan saja untuk menyetabilkan motor

d. Ketika mesin masih dingin, jangan spontan membuka gas sampai maksimum karena bisa merusak mesin. Panaskan mesin terlebih dahulu, lalu naikkan bukaan gas pelan-pelan.

e. Ketika mengendarai sepeda motor di jalan, upayakan selalu fokus untuk berjaga-jaga jika tiba-tiba muncul masalah di depan. Tengok spion secara berkala untuk memastikan kondisi belakang dan waspadai bila ada pengendara lain yang tidak fokus dengan keberadaanmu.

 

Perhatikan Ini Juga

f. Sepeda motor model-model terbaru mengandalkan rem depan untuk berhenti. Rem belakang tidak begitu pakem menghentikan laju kendaraan yang meluncur dengan kecepatan tinggi

g. Ketika berkendara, wajib pusatkan perhatian 100% ke jalan. Latih reflek organ-organ tubuh dengan selalu memprioritaskan keselamatan. 

h. Saat lampu lalu lintas sudah hijau, tengok ke kanan dan kiri dua kali untuk memastikan tidak ada pengendara lain yang nekat menyerobot lampu merah dari lain arah. Biasanya, kejadian seperti ini sering menimbulkan kecelakaan.

i. Cara paling tepat menghindari kecelakaan ialah mengantisipasinya dari jarak tertentu, sehingga insiden tidak akan terjadi.

 

Pastikan beberapa hal penting berikut saat mengoper persneling motor

a. Dengarkan suara mesin saat mengganti gigi perseneling ke angka lebih tinggi. Kurangi gigi perseneling bila mesin terdengar mengeluarkan suara gemuruh lirih. Kalau suara mesin keras dan kasar, maka naikkan angka gigi persneling.

b. Ketika mengurangi gigi persneling, selalu lakukan bertahap.

c. Saat proses perpindahan gigi satu ke posisi netral, lepaskan kopling secara perlahan untuk memastikan sepeda motor benar-benar netral.

Pelepasan kopling secara cepat ketika tidak dalam posisi netral akan membuat mesin mati atau meloncat secara tidak terduga.

d. Apabila perseneling tidak dinaikkan ketika mesin mencapai batas putaran tertinggi, bisa saja akan timbul ledakan.

e. Jika perseneling mengeluarkan suara-suara lirih yang mengganggu, coba sesuaikan setelan karburator untuk memperbaikinya.

 

 
Loading