Sukses

Hak Jawab PT Summit Oto Finance Terkait Penolakan Pertanggungan Yamaha NMax yang Hilang di Bengkel Kawasan Sidoarjo

Otosia.com, Jakarta Beberapa waktu lalu, seorang pria bernama Yusron Hana sempat viral di jagat digital karena nasib apes yang menimpanya. Ia diketahui kehilangan sepeda motor berjenis Yamaha NMax yang sedang diservis di sebuah bengkel. 

Berita tersebut dimuat dengan judul "Viral Seorang Pria Kehilangan Motor Yamaha NMax saat Servis, Pemilik Bengkel Enggan Tanggung Jawab" dan tayang pada 16 November 2022 lalu. 

Dalam pusaran kejadian ini, perusahaan pembiayaan PT Summit Oto Finance sebagai pihak leasing di mana Yusron Hana melakukan kredit motornya yang hilang itu, dilaporkan menolak pertanggunganjawaban karena dianggap telah habis sejak tanggal 23 September 2022. Padahal menurut Yusron Hana, pelunasan cicilan motor baru selesai pada bulan Desember.

Berikut hak jawab PT Summit Oto Finance atas kejadian tersebut, Kamis (1/12/2022): 

 

Video Paling Dicari saat Ini
 

Hak Jawab PT Summit Oto Finance

Sehubungan dengan pemberitaan oleh redaksi Otosia.com dengan judul “Viral Seorang Pria KehilanganMotor Yamaha NMax saat Servis, Pemilik Bengkel Enggan Tanggung Jawab” yang dipublikasikan pada tanggal 16 November 2022, bersama ini kami sampaikan hal-hal yang perlu kami berikan klarifikasi sebagai berikut:

1. Kami sampaikan apresiasi atas pemberitaan yang disampaikan redaksi Otosia.com dan secara tulusmenyampaikan turut prihatin atas musibah kehilangan motor telah dialami oleh Debitur kami atasnama Bapak Yusron Hana.

2. Mengenai perbedaan berakhirnya periode asuransi dengan periode angsuran telah disepakati oleh Debitur pada saat menerima restrukturisasi kredit di awal pandemi.

3. Penjelasan ini juga telah kami sampaikan kembali dan telah diterima oleh Debitur pada saat dilakukan pertemuan pada tanggal 21 November 2022.

PT Summit Oto Finance menyediakan kanal resmi pengaduan melalui website resmiwww.otofinance.co.id, email cs@oto.co.id atau dapat mengunjungi kantor cabang terdekat kami.

Atas klarifikasi yang kami sampaikan, kami berharap agar redaksi Otosia.com dapat menyertakan Hak Jawab kami sebagai tautan atas pemberitaan yang sudah dipublikasikan sebelumnya.

Hal ini selaras dengan Kode Etik Jurnalistik, Undang undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers pasal 5 ayat (2) serta Peraturan Dewan Pers No. 9/Peraturan DP/X/2008. Demikian klarifikasi ini kami sampaikan.

Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

 

Hormat kami,

Corporate Secretary PT Summit Oto Finance

Kronologi

Sebelumnya, seorang pria bernama Yusron Hana mengalami kejadian apes. Ketika melakukan servis di sebuah bengkel, motornya mendadak hilang. Diperparah pihak bengkel tak mau bertanggung jawab.

Kemudian seorang pengacara pemilik akun TikTok @sholehlawyer berusaha membantu Yusron Hana. Ini ia ungkap melalui video yang diunggah pada Selasa (16/11/2022).

Dalam keterangan video itu, pemilik bengkel disebut tidak memiliki itikad baik dan seolah lepas tangan. Yusron Hana bahkan diminta untuk melaporkan sendiri kejadian ini ke polisi, padahal menurut pemilik akun seharusnya yang melakukannya adalah pemilik bengkel.

Di balik itu, pihak leasing kendaraan pun ikut dilaporkan. Institusi itu ialah PT Summit Oto Finance di mana Yusron melakukan kredit untuk sepeda motornya yang hilang.

Yusron Hana mengaku sudah melakukan kordinasi ke pihak leasing terkait asuransinya, mengingat motornya masih dalam kredit. Hanya saja pihak leasing mengklaim bahwa pertanggungannya sudah habis.

Padahal menurut Yusron Hana pelunasan cicilan motor baru selesai pada bulan Desember.

"Tetapi anehnya oleh PT sumidt oto finance (leasing) justru ditolak alasannya pertanggungannya habis pada tanggal 23 September," kata pemilik akun.

Karena merasa tidak mendapat keadilan, akhirnya pemilik akun menjelaskan akan membantu untuk menggugat pihak-pihak terkait. Pertama pihak bengkel, yang awalnya ingin ganti rugi 50% akan tetapi seiringnya waktu malah lepas tanggung jawab.

Kedua adalah pihak leasing atau asuransi, dikarenakan, menurut sumber yang sama, diduga tak mau mengganti rugi. Kasus ini akan didugat di Sidoarjo, tempat kejadian perkara motor hilang.

Lebih lanjut, pemilik akun mengimbau agar semua pihak yang melakukan kredit motor atau mobil supaya meminta perjanjian kredit atau polis asuransinya.

"Saya khawatir ini disengaja dimajukan masa pertanggungannya supaya lepas dari mas Yusron terkait kehilangan motor NMax-nya itu," tutupnya.

 
Loading