HOME » BERITA » RELAKSASI PPNBM MOBIL BARU BIKIN UNTUNG, TAK HANYA UNTUK KONSUMTIF TAPI JUGA PRODUKTIF

Relaksasi PPnBM Mobil Baru Bikin Untung, Tak Hanya untuk Konsumtif Tapi Juga Produktif

Aturan PPnBM mobil baru bikin industri otomotif dan lembaga pembiayaan ketiban untung

Senin, 05 April 2021 14:15 Editor : Ahmad Muzaki
Relaksasi PPnBM Mobil Baru Bikin Untung, Tak Hanya untuk Konsumtif Tapi Juga Produktif
Ilustrasi pameran otomotif (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Sejak Maret 2021, pemerintah resmi memberikan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mobil baru untuk mesin di bawah 1.500cc. Kemudian diperluas lagi hingga mesin di bawah 2.500cc mulai April 2021.

Harapannya aturan ini dapat meningkatkan pendapatan pemerintah dan terutama mendorong pertumbuhan industri kendaraan bermotor. Apalagi sektor ini cukup lesu sejak dihantam pandemi COVID-19.

1 dari 3 Halaman

Aturan ini pun nyatanya berhasil membuat industri mobil meraup untung. Bahkan lembaga pembiayaan, seperti PT Mandiri Tunas Finance ikut kebanjiran berkah.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh William Francis Indra selaku Direktur Sales dan Distribusi PT Mandiri Tunas Finance. Ia mengaku jika perusahaannya mengalami peningkatan hingga 24 persen pada Maret lalu.

"Salesnya kita di bulan maret itu meningkat cukup besar angkanya 24 persen kalau kita bandingkan dengan bulan Februari. Jika melihat dari merek-merek yang kita biayai, memang kita lihat yang paling banyak adalah mobil-mobil yang kena diskon," katanya dalam acara Opening Ceremony & Press Conference Max Expo 2021 secara virtual pada Senin (5/4/2021).

2 dari 3 Halaman

Hal yang sama pun turut diungkapkan oleh lembaga pembiayaan lainnya. Rully Setiawan selaku Direktur Finance dan Bisnis Relation PT Mandiri Utama Finance mengaku jika perusahannya kecipratan untung. Bahkan ketertarikan masyarakat terhadap PPnBM sudah ada sejak aturan ini masih sebatas isu.

"Jadi animo itu terjawab setelah pemerintah mengeluarkan relaksasi PPnBM. Pengaruhnya buat kita ya tentu saja animo itu membuat order di MUF ini semakin meningkat," jelas Rully.

3 dari 3 Halaman

Lebih lanjut, Rully menilai jika aturan ini tak hanya untuk pembelian kendaraan konsumtif saja, tetapi juga produktif.

"Pemerintah mengeluarkan relaksasi PPnBM ini saya rasa bukan hanya untuk menggerakkan orang membeli kendaraan untuk konsumtif, tetapi juga produktif," jelasnya lagi.

BERI KOMENTAR