HOME » BERITA » RENAULT KWID VERSI PANJANG DIPREDIKSI MELUNCUR JULI MENDATANG

Renault Kwid Versi Panjang Diprediksi Meluncur Juli Mendatang

Beberapa waktu yang lalu, Maxindo Renault Indonesia dikabarkan akan mendatangkan sebuah LMPV 7 penumpang yang merupakan Kwid versi panjang. Ternyata, kini giliran Renault India yang akan meluncurkan produk yang sama.

Selasa, 19 Maret 2019 19:15 Editor : Ahmad Muzaki
Renault RBC (Indianautosblog)

OTOSIA.COM - Beberapa waktu yang lalu, Maxindo Renault Indonesia dikabarkan akan mendatangkan sebuah LMPV 7 penumpang yang merupakan Kwid versi panjang. Ternyata, kini giliran Renault India yang akan meluncurkan produk yang sama.

Dilansir dari Indianautosblog, Renault India kabarnya akan meluncurkan mobil bernama Renault RBC tersebut pada Juli 2019 mendatang. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh CEO dan Managing Director Renault India yaitu Venkatram Mamillapalle dalam sebuah wawancara dengan ET Auto.

"Kami juga berencana meluncurkan produk baru pada 2019 dan 2020. Dua produk baru akan diluncurkan, satu pada Juli (2019) dan yang lainnya, setahun setelah itu," ujar Venkatram.

Renault RBC ini memiliki desain tampilan depan dengan penggunaan lampu LED DRL, gril berbentuk V yang lebar, aksen krom pada bemper dan fog lamp berbentuk persegi. Jika dilihat dari samping, memang mobil ini seperti layaknya sebuah Kwid yang dipanjangkan.

Mobil ini akan menggunakan platform CMF-A dari Kwid, dan memiliki panjang kurang dari 4 meter. Rencananya, mobil ini akan dibekali mesin yang lebih kuat yaitu mesin bensin berkapasitas 1.0 liter 3 silinder yang persis digunakan

Renault RBC ini akan ditenagai oleh mesin bensin tiga silinder 1.0 liter yang persis digunakan pada Kwid dan Datsun Redi-GO. Hanya saja untuk membuat mobil ini sedikit lebih bertenaga, Renault akan memberikan tambahan turbocharger pada mesin tersebut.

Mesin berturbocharger tersebut nantinya akan didukung oleh sistem transmisi AMT 5 percepatan. Sayangnya, tidak ada informasi tambahan terkait opsi mesin diesel pada mobil ini.

(kpl/ikb/ahm)

BERI KOMENTAR