HOME » BERITA » RESPON DAIHATSU TERHADAP PERLUASAN GANJIL GENAP DI JAKARTA

Respon Daihatsu Terhadap Perluasan Ganjil Genap di Jakarta

PT ADM pun angkat bicara terkait perluasan ganjil genap mobil di Jakarta.

Jum'at, 16 Agustus 2019 14:45 Editor : Cornelius Candra
Respon Daihatsu Terhadap Perluasan Ganjil Genap di Jakarta
Daihatsu Xenia Sport Concept (Otosia.com/ Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas sistem ganjil-genap di 16 ruas jalan. Penambahan ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kemacetan dan polusi udara yang kian parah di Ibukota.

Aturan tersebut tidak pelak menimbulkan pro dan kontra lantaran dinilai tidak banyak memberikan dampak pada kelancaran lalu lintas dan pencemaran udara di Ibukota.

Sementara di sisi lain, kebijakan tersebut dikhawatirkan membuat masyarakat mengerem untuk membeli kendaraan baru. Benarkah pembatasan kendaraan di Ibukota akan berdampak pada penjualan otomotif di Jabodetabek?

€œPerluasan ganjil genap bukan merupakan faktor langsung yang dapat mempengaruhi penjualan mobil secara instan,€ kata Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

1 dari 2 Halaman

Tak Pengaruhi Penjualan

Respon Daihatsu Terhadap Perluasan Ganjil Genap di JakartaTak Pengaruhi Penjualan

Pernyataan Amelia Tjandra tersebut berkaca pada situasi pertama kali pemberlakuan ganjil-genap diberlakukan. ??Tidak ada berpengaruh secara signifikan terhadap penjualan mobil Daihatsu. Penjualan mobil lebih dipengaruhi daya beli masyarakat,? ujar Amelia.

Menurutnya justru sebaliknya, aturan tersebut memberikan dampak kenaikan terhadap penjualan sepeda motor. Pihak Daihatsu sendiri justru berharap Gross Domestic Product (GDP) bisa naik, sehingga akan berimbas pada sektor otomotif, terutama penjualan mobil nasional

??Kalau GDP naik bisa diharapkan pasar mobil juga naik. Menurut saya yang mungkin mengalami kenaikan adalah penjualan sepeda motor, karena untuk beli mobil butuh dana besar, misalnya dengan adanya kenaikan penghasilan,? tukasnya.

Sementara itu penjualan mobil nasional secara retail sales hingga bulan Juli lalu masih belum menunjukkan tanda-tanda pergerakan. Bahkan turun sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau terjual 587.000 unit.

2 dari 2 Halaman

Market Share Naik

Respon Daihatsu Terhadap Perluasan Ganjil Genap di JakartaMarket Share Naik

Hasil yang sama juga terjadi pada wholesales nasional yang sebatas menyentuh angka 570 ribu unit, turun sekitar 13,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Imbasnya, penjualan Daihatsu selama 7 bulan pertama di tahun 2019 merosot dibandingkan capaian kurun waktu yang sama tahun lalu.

Di tengah lesunya pasar mobil Indonesia yang merosot 11,1%, penjualan Daihatsu kena imbas menurun tips 9,6 persen.

Namun dilihat dari market share, Daihatsu justru mengalami kenaikan retail sales 17,2 persen dan wholesales 17,5 persen. Secara market share Daihatsu naik sebesar 0,3 persen menjadi 17,2 persen.

BERI KOMENTAR