HOME » BERITA » REVIEW: HONDA PCX 160, LEBIH DARI GANTI BAJU

Review: Honda PCX 160, Lebih dari Ganti Baju

Mesin baru all-new Honda PCX 160 memberi pengalaman berkendara yang lebih baik.

Selasa, 09 Februari 2021 13:45 Editor : Cornelius Candra
Review: Honda PCX 160, Lebih dari Ganti Baju
All-new Honda PCX 160 (Otosia.com/ Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Pada pekan lalu, all-new Honda PCX 160 resmi meluncur untuk pasar otomotif Indonesia. Senin kemarin (8/2), redaksi Otosia pun berkesempatan menguji motor baru itu di sirkuit pribadi PT Astra Honda Motor (AHM).

Mengenai perubahan desain dan fitur baru pada all-new Honda PCX 160, Otolovers bisa mampir ke artikel ini: Honda PCX 160 Meluncur di Indonesia, Apa Saja Keunggulannya?

1 dari 4 Halaman

Saat mengendarai all-new Honda PCX 160, perhatian kami langsung tertuju pada performanya. Mesin baru eSP+ 156,9 cc 4-katup dengan daya 16 PS dan torsi 14,7 Nm yang disematkan benar-benar berdampak positif. Akselerasi motor ini pun terasa lebih responsif dibanding model sebelumnya serta tidak kehilangan tenaga ditanjakan.

Pesaing Yamaha NMax ini pun dijejali komponen CVT baru. Dampaknya positif, ketika menanjak dalam kecepatan yang sangat rendah, sekitar 5-8 km/jam, dan akselerasi awal, tidak terasa adanya gejala gredek.

2 dari 4 Halaman

All-new Honda PCX 160 memang tidak menggunakan rangka eSAF seperti generasi matic 110 cc Honda. Tapi, konstruksinya dibuat lebih sederhana. Alhasil, bobotnya berkurang 0,7 kg, serta pengendaliannya terasa lebih lincah dan stabil.

Kenyamanan berkendara all-new Honda PCX 160 pun didukung perubahan di suspensi belakang. Komponen peredam kejut itu diperpanjang dari 350 menjadi 365 mm, serta pernya lebih lebar. Dampaknya ialah penyerapan guncangan menjadi lebih baik tanpa mengurangi kestabilannya saat melaju dalam kecepatan tinggi.

3 dari 4 Halaman

Hadirnya fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC) di all-new Honda PCX 160 juga bukanlah bahasa marketing belakang. Saat kami menguji motor ini, sirkuit dalam keadaan basah dan ada beberapa genangan. Teknologi tersebut berhasil membuat motor tidak tergelincir saat berakselerasi dengan cepat.

Sayangnya, all-new Honda PCX masih dibekali ABS single-channel, atau hanya di rem depan. Kami sempat merasa ada sensasi tergelincir ketika menekan tuas rem belakang, terlebih di jalan basah. Selain itu, pijakan kakinya terasa licin sehingga kurang nyaman ketika membutuhkan tumpuan yang lebih.

4 dari 4 Halaman

Jadi, dari pengujian kami, all-new Honda PCX 160 tak sekadar ganti baju. Mesin dan fitur barunya bisa benar-benar berguna untuk menghadapi kondisi jalan di Indonesia yang beragam.

Sekadar informasi, all-new Honda PCX 160 dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp30,35 juta untuk tipe CBS dan ABS mencapai Rp33,95 juta. Sebenarnya masih ada all-new Honda PCX e:HEV yang dibanderol Rp43,55 juta (OTR Jakarta). Hanya saja kami belum berkesempatan menjajal motor hybrid tersebut.

BERI KOMENTAR