HOME » BERITA » RIFAT SUNGKAR BERI PENJELASAN SOAL KEBIASAAN MEMBUKA CENTRAL LOCK SECARA MANUAL

Rifat Sungkar Beri Penjelasan Soal Kebiasaan Membuka Central Lock Secara Manual

Central lock pada mobil dibuka secara manual tidak masalah. Persoalan akan timbul jika central lock yang sudah dilengkapi speed sensor sering dibuka paksa saat mobil berjalan.

Rabu, 29 September 2021 21:30 Editor : Nazarudin Ray
Rifat Sungkar Beri Penjelasan Soal Kebiasaan Membuka Central Lock Secara Manual
Ilustrasi Auto Lock pada Pajero Sport (YouTube.com/@Long Auto)

OTOSIA.COM - Sebuah postingan di TikTok tentang merawat central lock sempat membuat tanda tanya netizen. Pasalnya, pemilik akun TikTok @teguh.ku menyebutkan bahwa kunci central lock akan mudah rusak jika dibuka secara manual oleh penumpangnya tanpa intervensi pengemudi.

Pengunggah kemudian menjelaskan bahwa banyak penumpang tidak mengerti tentang fungsi central lock sehingga main asal buka kunci otomatis. Nampaknya pemilik akun mengambil contoh pada Toyota Raize.

1 dari 4 Halaman

"Gue mau kasih tahu, ini sering banget kalau orang numpang atau nebeng suka gak tahu atau bodo amat sama mobilnya. Kalau duduk di sini (samping pengemudi) jangan biasain buka secara maual, bisa keluar sendiri. Ini lama-lama bisa merusak central locknya," ucapnya dalam tayangan TikTok.

Rupanya dia punya pengalaman tentang kebiasaan tersebut pada orang-orang terdekatnya. Kebiasaan ini dia sampaikan melalui teks di video. "Sering banget temen/adek, kakak yang suka pada cuek aja gitu karena ada pengaman, central lock suka eror guys," kata dia, menyampaikan pengalamannya dalam bentuk teks.

2 dari 4 Halaman

Dalam adegan selanjutnya dia menjelaskan bahwa Toyota Raize sudah dilengkapi auto lock/central lock tanpa adanya tombol unlock/lock.

Lagi-lagi soal ini disampaikan lewat teks bahwa fitur autolock akan mengunci sendiri saat kecepatan kendaraan 30 km/jam, sehingga akan lebih aman karena otomatis semua pintu terkunci jika pengemudinya lupa.

Tapi benarkah kebiasaan membuka kunci secara manual akan merusak central lock terutama saat mobil dalam posisi diam?

3 dari 4 Halaman

Penjelasan Rifat Sungkar

Soal ini, pereli nasional yang kaya pengalaman soal otomotif, Rifat Sungkar mencoba memberi penjelasan singkat. Menurut Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia pada dasarnya central lock dibuka manual oleh penumpang tidak masalah.

Namun jika central lock sudah dilengkapi dengan speed sensor, maka kebiasaan membuka paksa secara manual bisa merusak sistem kunci otomatisnya, terutama saat mobil mulai berjalan.

4 dari 4 Halaman

"Mobil central lock dibuka manual itu enggak apa-apa. Tapi mobil central lock bisa rusak apabila dilengkapi dengan speed sensorSpeed sensor sendiri beri kenyamanan pada penumpang. Jadi apabila sudah melewati kecepatan tertentu akan terkunci," terang Rifat dalam Virtual Media Session with Rifat Sungkar, Rabu (29/9/2021).

Jadi, kata Rifat, saat mobil sudah jalan, kunci dengan fitur speed sensor jangan dibuka paksa karena kekuatan penguncian semua pintu sama.

"Masalahnya adalah kalau terkunci tekanannya sama di keempat kunci. Jangan dibuka paksa kalau lagi jalan karena ada speed sensornya," tutup Rifat.

BERI KOMENTAR