HOME » BERITA » RIFAT SUNGKAR UNGKAP KUNCI KEMENANGAN XPANDER AP4 DALAM SPRINT RALLY 2021

Rifat Sungkar Ungkap Kunci Kemenangan Xpander AP4 dalam Sprint Rally 2021

Pereli nasional mengungkapkan sejumlah rahasia mengapa mobil keluarga Xpander AP4 sanggup mengalahkan mobil hatchback pada kejurnas Sprint Rally 2021.

Senin, 29 November 2021 22:30 Editor : Nazarudin Ray
Aksi Rifat Sungkar dan navigator M Redwan bersama Xpander AP4 (Istimewa)

OTOSIA.COM - Pereli nasional Rifat Sungkar benar-benar membuktikan kemampuan Xpander bisa diajak balapan di tanah berlumpur dan berbatu. Lihat saja pada kejuaraan Sprint Rally 2021, Rifat yang membesut Xpander AP4 tampil sebagai juara nasional.

Gelar juara diraih setelah pada seri pamungkas, Meikarta Sprint Rally pada 26-27 November lalu, pembalap kelahiran 22 Oktober 1978 itu berhasil menggeber Mitsubishi Xpander hingga maksimal. Di dua seri yang ada di Meikarta, Cikarang itu mereka berhasil menempati posisi ketiga.

Hasil tersebut tidak menggoyahkan posisi Rifat Sungkar dan navigator M. Redwan sebagai sebagai pemilik posisi teratas. Pasalnya pada seri-seri sebelumnya pasangan ini beberapa kali naik podium.

Misalnya pada putaran 1 di Tanjung Lesung, Banten, keduanya berhasil menjadi juara. Hasil yang sama diulangi kembali di putaran 3 di Sentul, Jawa Barat. Sementara di putaran 2 menempati posisi runner up.

Bisa dikatakan torehan bergengsi ini merupakan perjalanan panjang setelah di beberapa perlombaan sebelumnya Rifat Sungkar dan Mitsubishi Xpander AP4 menjalani berbagai tahapan kejuaraan Sprint Rally nasional yang digelar tahun ini.

"Ini agak gila karena balapan (pakai) MPV, karena semua orang gunakan hatchback," ujar Rifat Sungkar.

Mobil keluarga Xpander AP4 kalahkan hatchback di Sprint Rally (Istimewa)

Kemenangan Xpander AP4

Rifat mengatakan konsep mobil Mitsubishi Xpander AP4 yang dia gunakan sedikit banyak terbantu dari kondisi topografi lokasi sprint reli yang ada di Indonesia. Menurutnya lokasi yang digunakan tidak berorientasi pada kecepatan tinggi.

Jadi fungsi dari aerodinamika yang ada tidak begitu berpengaruh pada handling atau pengendalian mobil. "Beda kalau kita reli di Finlandia atau Swedia misalnya," ungkapnya.

Dia melanjutkan beberapa kelebihan yang dia rasakan selama lomba dengan Mitsubishi Xpander AP4 adalah dimensinya. Menurut dia dimensi mobil tidak jauh berbeda dengan mobil-mobil reli yang pernah ada, misalnya Mitsubishi Evolution.

Dia memang mengakui tinggi mobil yang dia kendarai memang sangat kontras jika dibandingkan mobi reli lainnya. Hanya saja itu bisa diakali dengan mengatur suspensi yang lebih mumpuni.

"Untuk Xpander kita, begitu duduk dalam mobil, saya enggak merasa duduk di mobil lain. Tapi seperti duduk di mobil (Mitsubishi) Evolution," jelasnya.

Xpander AP4 di ajang reli dijadikan

Jadi masukan

Menurut Rifat Mitsubishi Xpander AP4 yang terjun di Sprint Rally nasional memang sekaligus dijadikan sebagai laboratorium alam. Selama mengikuti ajang itu, dia mendapatkan banyak masukan agar nantinya Mitsubishi bisa mengembangkan mobil yang jauh lebih baik agi.

"Siksaan yang gue kasih ke mobil itu memang sangat amat berat kali ya. Tapi mobilnya lolos dan bisa bikin kita juara. Puas banget akhirnya," tukas Rifat Sungkar.

Keberhasilan itu menurutnya jadi jawaban yang indah dari perjalanan panjang yang telah dilalui oleh Rifat Sungkar dalam membuat Mitsubishi Xpander AP4. Mulai dari persiapan desain tiga dimensi, diskusi dengan tim RFT, menyiapkan mobil bersama Ralliart Selandia baru hingga dukungan dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akan ide gila jadikan mobi keluarga buat balapan reli.

"Akhirnya persiapan yang lama mendapatkan hasil yang saya harapkan," tutup Rifat.

(kpl/nzr)

BERI KOMENTAR