HOME » BERITA » SAAT NAIK KAPAL LAUT, JANGAN BERADA DI KENDARAAN PRIBADI

Saat Naik Kapal Laut, Jangan Berada di Kendaraan Pribadi

Setelah insiden tenggelamnya sebuah kapal di Danau Toba, kini kapal feri Lestari maju dikabarkan tenggelam di perairan Selayar, Selasa (3/7/2018) siang.

Selasa, 03 Juli 2018 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by Dok Polres Kepulauan Selayar

OTOSIA.COM - Setelah insiden tenggelamnya sebuah kapal di Danau Toba, kini kapal feri Lestari Maju dikabarkan tenggelam di perairan Selayar, Selasa (3/7/2018) siang.

KM Lestari Maju tenggelam lantaran mengalami kebocoran pada lambung kapal. Beberapa foto yang beredar di media sosial memperlihatkan ratusan penumpang, puluhan mobil dan motor yang tampak mengapung saat setengah badan kapal sudah tenggelam.

Terkait hal itu, ada sejumlah prosedur keselamatan yang harus dipatuhi penumpang kapal ketika membawa kendaraan pribadinya menyeberang perairan. Sejumlah kewajiban penting mesti dipenuhi dna diperhatikan penumpang kapal laut.

Selain dilarang membawa barang bawaan yang berlebihan, penumpang yang membawa kendaraan pribadi dilarang tetap berada dalam kendaraannya selama perjalanan.

Tak sedikit penumpang kapal yang enggan meninggalkann kendaraannya selama pelayaran, entah karena waktu tempuhnya yang sedikit atau karrena ingin beristirahat. Padahal kapal sudah menyediakan tempat untuk penumpang, jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang sifatnya darurat, maka penumpang bisa dengan segera untuk melakukan tindakan penyelamatan.

Menurut aturan, petugas operator kapal wajib menurunkan penumpang dari kendaraannya dan mengarahkan ke tempat duduk penumpang di kapal.

Mengacu pada Instruksi Dirjen Hubla tersebut disampaikan melalui Telegram Dirjen Hubla Nomor 21/PHBL-11, selain nahkoda dan awak kapal, semua penumpang kapal harus berada diruang penumpang dan tidak boleh berada di car deck termasuk pengemudi, penumpang pribadi, sopir bus, kernet bus, dan penumpangnya harus berada di ruang penumpang.

Hal ini mengantisipasi bilamana ada kejadian yang tidak diinginkan, penumpang bisa lebih cepat dan mempunyai ruang gerak lebih luas untuk menyelamatkan diri.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR