HOME » BERITA » SABRINA SAMEH, SRIKANDI BALAP RODA DUA YANG HIJRAH KE RODA EMPAT

Sabrina Sameh, Srikandi Balap Roda Dua yang Hijrah ke Roda Empat

Jum'at, 15 Maret 2019 12:45 Editor : Dini Arining Tyas
Pembalap TTI, Sabrina Sameh (Otosia.com/Muhammad Ikbal)

OTOSIA.COM - Toyota Team Indonesia (TTI) memang secara resmi telah mengumumkan line up terbaru mereka untuk musim balap tahun 2019 ini. Namun, ada yang berbeda dari susunan pembalap tersebut.

Di daftar susunan pembalap TTI tersebut tidak ada lagi nama pembalap wanita Alinka Hardianti. Alinka memang telah memutuskan untuk beristirahat sejenak dari dunia balap pada tahun 2019 ini. Namun, nampaknya TTI tidak ingin berlama-lama dalam mencari sosok pembalap wanita lain yang akan menggantikan peran Alinka di TTI.

Kini peran Alinka sebagai pembalap wanita di tim TTI akan digantikan oleh sosok Sabrina Sameh. Sabrina sendiri sebelumnya lebih dikenal sebagai pembalap road race dan drag race roda dua. Tercatat Sabrina memulai terjun di balap roda dua sejak berusia 14 tahun.

Kini, memasuki usianya yang 24 tahun, Sabrina memulai petualangan barunya di ajang balap roda empat sebagai pembalap TTI untuk kejurnas Gymkhana. Meskipun terbilang masih sangat baru di ajang balap mobil, Sabrina mengaku akan tetap optimis dapat meraih hasil terbaik.

Pembalap TTI, Sabrina Sameh (Otosia.com/Muhammad Ikbal)

Dirinya mengatakan bahwa hingga saat ini dia masih terus latihan secara rutin dan belajar banyak terkait dunia balap Gymkhana dari para pembalap TTI lainnya seperti Demas Agil, Andrianza Yunial dan Anjasara Wahyu.

"Saya tuh awalnya sama sekali ga tau yaa soal balap Gymkhana itu seperti apa, jadi ini bener-bener pengalaman baru banget. Tapi untungnya saya banyak dibantu oleh pembalap TTI lainnya seperti mas Demas, Mas Anza dan Mas Anjas," jelas Sabrina.

Sabrina juga mengungkapkan, bahwa dirinya juga masih membutuhkan proses adaptasi dari sebelumnya yang mengendarai motor balap, kini harus mengendarai mobil balap. Dirinya mengatakan masih banyak hal yang perlu ia pelajari terkait mobil dan regulasi balapan itu sendiri.

"Tentu beda banget ya, dari balap motor ke balap mobil. Apalagi kalo Gymkhana gini kan tangan dan mata kita harus benar-benar cepat banget geraknya. Jujur, saya juga masih mempelajari sih soal regulasi balap Gymkhana itu seperti apa," beber Sabrina.

Menurutnya pada balapan pertama nanti di BSD, dirinya hanya akan berusaha membiasakan dan beradaptasi terhadap kejuaraan Gymkhana tersebut sehingga belum ada target yang muluk-muluk. Dirinya juga berharap bahwa dia bisa cepat beradaptasi terhadap hal tersebut.

"Kalo untuk balapan pertama nanti sih mungkin saya gamau pasang target muluk-muluk dulu yaa. Mungkin ingin adaptasi dulu, karena pasti kan balapan pertama mungkin ada demam panggungnya. Nah harapannya di balapan-balapan selanjutnya saya sudah bisa beradaptasi dengan baik, sudah tidak demam panggung lagi sehingga bisa fokus untuk meraih hasil maksimal," sambung wanita asal Bandung, Jawa Barat tersebut.

Terakhir Sabrina mengucapkan dirinya sangat berterima kasih kepada Toyota Team Indonesia karena telah mempercayai dirinya untuk bergabung di musim balap 2019 ini. Ia juga mengatakan bahwa akan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi TTI.

Reporter : Muhammad Ikbal

 (kpl/ikb/tys)

BERI KOMENTAR