HOME » BERITA » SEBELUM JADI MOBIL EKONOMIS, MG MOTOR PERNAH JAGO BALAP

Sebelum Jadi Mobil Ekonomis, MG Motor Pernah Jago Balap

MG Motor Indonesia memang menghadirkan mobil terjangkau yang ekonomis. Tapi MG Motor juga sempat menguasai dunia balap.

Sabtu, 19 September 2020 18:15 Editor : Cornelius Candra
Sebelum Jadi Mobil Ekonomis, MG Motor Pernah Jago Balap
MG HS (Otosia.com/ Cornelius Candra)

OTOSIA.COM - MG Motor memang merek baru di Indonesia. Di pasar otomotif Tanah Air, mereka menghadirkan sepasang SUV dengan value-for-money yang bisa dibilang baik, yakni MG ZS dan MG HS.

Keduanya cenderung terjangkau. Harga MG ZS saat ini mencapai Rp255,8 juta dan Rp289,8 juta. Sedangkan produk teranyarnya, MG HS, dibanderol Rp369,8 juta dan Rp429,8 juta (OTR Jakarta).

Tapi, sebelum menjadi merek yang menawarkan SUV terjangkau, MG Motor sebenarnya merupakan pabrikan penggila kecepatan. Mereka tak jarang menjuarai ajang balap bergengsi, bahkan beberapa kali mencatatkan rekor kecepatan.

1 dari 2 Halaman

MG K3 Magnette

Rekor pertama dalam land speed record diraih di tahun 1931 oleh MG EX120 yang memiliki julukan ?The Magic Midget?. Kemudian dilanjut MG K3 Magnette di tahun 1933 yang memenangkan kompetisi balap Mille Miglia (1000 mil) di Italia, hingga EX181 yang dikendarai oleh Sang Legendaris, Sir Stirling Moss di Bonneville Salts flats di tahun 1957.

Mengawali deretan kemenangan ini adalah keberhasilan the Old Number One yang memenangkan medali emas di Land?s End Trial pada tahun 1925. Mobil tersebut menjadi bukti keseriusan MG dan para pendirinya untuk menjadikan merek MG Motor sebagai pencipta kendaraan penuh kualitas dan berkelas.

"Pencapaian MG selama hampir 100 tahun di industri otomotif dunia menjadikan MG sebagai merek yang sudah teruji kualitas dan ketangguhannya. Sepanjang sejarahnya, MG tidak hanya memproduksi mobil-mobil yang memiliki keunggulan dari sisi kecepatan, namun juga sosok-sosok bersejarah yang turut membangun nama MG hingga menebalkan tidak hanya prestasi, namun juga gengsi di dunia otomotif dunia," terang Arief Syarifudin, Marketing & PR Director MG Motor Indonesia.

2 dari 2 Halaman

The Dancing Daughters

Di usianya yang hampir 100 tahun, MG Motor tak hanya mencetak prestasi, tapi juga menelurkan nama-nama besar di dunia otomotif. Pertama ialah The Dancing Daughters, 6 orang wanita yang turut berkompetisi dalam ajang Le Mans 24 Hour.

Keenam perempuan ikonik itu ialah Margaret Allen dan Coleen Eaton, Doreen Evans dan Barbara Skinner, serta Joan Richmond dan Joan Simpson yang mengendarai 3 mobil MG PA 1934. Mereka membuktikan bahwa wanita juga bisa berkompetisi di sirkuit, bahkan sekelas Le Mans 24 Hour.

Grand Prix 1950, British Rally Championship Silverstone Tyres 1400 di tahun 2007, dan British Touring Car championship (BTCC) 2012 adalah beberapa ajang balap mobil yang juga pernah dimenangkan oleh MG. Ada MG TC yang dikendarai Frank Dominianni, MG ZR bersama Luke Pinder, dan Timothy Jason Plato di belakang kemudi MG6.

BERI KOMENTAR