HOME » BERITA » SEBELUM JADI MAJALAH PRIA DEWASA, PLAYBOY SEBENARNYA ADALAH MEREK MOBIL

Sebelum Jadi Majalah Pria Dewasa, Playboy Sebenarnya Adalah Merek Mobil

Rabu, 26 September 2018 12:15 Editor : Cornelius Candra
Foto: Roadandtrack.com

OTOSIA.COM - Kisahnya dimulai pada pertengahan 1940-an saat Louis Horowitz pemilik diler NY Packard, Charles Thomas teknisi Pontiac, dan pemilik bengkel Norman Richardson mengumpulkan dana bersama-sama untuk membangun perusahaan micro-car mereka sendiri.

Mengutip dari Roadandtrack.com, di bawah Playboy Automobile Company, mereka ingin membuat mobil kedua atau ketiga dengan target produksi 100.000 unit pertahun. Sayangnya, perusahaan ini bangkrut saat baru memproduksi mobil sebanyak 97 unit.

Penyebabnya adalah ketiga orang tersebut mengeluarkan biaya terlalu banyak untuk mengembangkan prototype yang melakoni debutnya di Statler Hotel, Buffalo, New York, Amerika Serikat, pada 1946 silam.

Mobil ini menggunakan mesin 4-silinder 2.600cc yang dibuat oleh perusahaan militer bernama Hercules. Tampilannya cukup unik dengan atap kanvas dan kabin 3-penumpang. Kini, prototype tersebut berada di Saratoga Automobile Museum.

Pada musim panas 1947, mesinnya diganti dengan produk keluaran Continental. Konsep ini kemudian dirilis sebagai Playboy A48 dan hanya berhasil diproduksi sebanyak 91 unit. Pada 1950, perusahaan ini bangkrut dan asetnya dilelang.

Playboy A48 adalah sebuah microcar dengan mesin 4-silinder 1.500cc transmisi manual 3-percepatan bertenaga 40 hp. Menariknya, mobil ini mengadopsi suspensi depan independen dan sistem elektronik dari General Motors, perusahaan induk Chevrolet, Opel, dan Cadillac.

Kini, salah satu dari beberapa Playboy A48 yang tersisa akan dilelang. Diperkirakan, harga mobil legendaris tersebut akan berkisar antara USD55-75 ribu atau sekitar Rp821 jutaan sampai Rp1,1 miliaran, bahkan USD 100 ribu, sekitar Rp1,5 miliaran jika Hugh Hefner, pemilik majalah Playboy, benar-benar menginginkannya (Kurs USD1 = Rp14.928).

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR