HOME » BERITA » SEDERET PABRIKAN MOBIL YANG GAGAL BERSINAR DI INDONESIA

Sederet Pabrikan Mobil yang Gagal Bersinar di Indonesia

Meski penjualan wholesales mengalami kenaikan, selama Januari-Juni 2018 ada juga merek mobil yang penjualannya tergolong lesu.

Jum'at, 13 Juli 2018 15:45 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi: Pameran mobil/ Liputan6.com

OTOSIA.COM - Secara wholesales, penjualan mobil sejak Januari hingga Juni 2018 mencapai 553.757 unit. Angka tersebut lebih tinggi dibanding periode yang sama pada tahun 2017 lalu, 533.506 unit.

Meski secara keseluruhan data tersebut terlihat mengalami kenaikan, selama Januari-Juni 2018 ada juga merek mobil yang penjualannya tergolong lesu.

Salah satu merek mobil yang kondisinya cukup mengkhawatirkan adalah Proton. Pabrikan asal Malaysia ini selama Januari-Juni 2018 baru menjual 13 unit.

Sebenarnya angka tersebut lebih baik dari pencapaian secara total pada tahun lalu yang hanya terjual 12 unit berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Berdasarkan data per bulan Proton juga cukup miris. Lihat saja pada Januari dan Februari tak ada suplai alias nol, kemudian Maret hanya laku enam unit, serta April dan Mei masing-masing satu unit, dan pada Juni terjual lima unit.

Mengutip dari Liputan6.com, nasib yang hampir sama rupanya terjadi juga pada KIA. Merek mobil asal Korea Selatan ini rupanya tengah bernasib kurang baik di Indonesia.

Pasalnya, meski secara global KIA cukup diperhitungkan, di Indonesia merek mobil ini cukup kewalahan untuk berjualan.

Kendati model dan desain KIA cukup menawan, hal itu belum menjadi incaran kosumen di Tanah Air.

Bahkan selama Januari-Juni 2018 hanya terjual 122 unit. Hal ini diperparah pada April-Juni 2018, di mana mereka tak melakukan suplai alias nol.

Mobil Eropa yang Sepi Penjualan

Tak hanya mereka mobil Malaysia dan Korea Selatan, merek mobil Eropa juga ada juga yang penjualannya unitnya tergolong kecil.

Namun perlu dicatat, merek mobil Eropa ini menyasar kaum berduit yang ingin tampil beda dengan mengendarai tunggangan ekslusif dan tak pasaran.

Karena itu, untuk penjualan, mereka tak butuh volume besar. Sebut saja Peugeot, selama Januari-Juni 2018 merek mobil premium asal Prancis ini menjual 53 unit. Sedangkan periode yang sama di tahun lalu terjual 34 unit.

Selain itu ada juga Audi yang laku 26 unit. Merek mobil buatan Jerman ini juga menyasar segmen premium.

4 Terbawah Penjualan Mobil 2018

1. Proton 13 unit

2. Audi 26 unit

3. Peugeot 53 unit

4. Kia 122 unit

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR