HOME » BERITA » SEJARAH SINGKAT MOTOR 'JAMBRET' YAMAHA RX-KING DI INDONESIA

Sejarah Singkat Motor 'Jambret' Yamaha RX-King di Indonesia

Seiring berjalannya waktu, RX-King seperti harus bertahan dari lumatan perkembangan zaman.

Minggu, 01 Maret 2020 11:30 Editor : Nurrohman Sidiq
Sejarah Singkat Motor 'Jambret' Yamaha RX-King di Indonesia
Yamaha RX-King (Istimewa)

OTOSIA.COM - Yamaha RX-King dulu sering disebut dengan motor jambret karena kecepatan atau akselerasinya yang luar biasa hebat.

Seiring berjalannya waktu, RX-King seperti harus bertahan dari lumatan perkembangan zaman. Namun, karena penikmatnya masih sangat besar, rupanya masih saja banyak kolektor yang mengincar.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa varian Yamaha RX-King dengan teknologi yang populer sesuai zamannya.

Berikut lika-liku perjalanan sekaligus beberapa varian Yamaha RX-King yang pernah ada di Indonesia.

1 dari 3 Halaman

Yamaha RX-King Cobra

 

Yamaha RX-King Cobra (Kaskus)

Yamaha RX-King Cobra meluncur pertama kali di Indonesia pada tahun 1983 untuk menggantikan RX-K. Saat itu, Cobra terbilang cukup canggih karena sudah menggunakan fitur YEIS (Yamaha Energy Induction System).

Produk ini lantas bertahan hingga tahun 1991. Nama kobra sendiri berkaitan dengan setang yang berbentuk mirip ular kobra. Part tersebut didatangkan langsung dari Jepang, sedangkan rangka dan lainnya diproduksi langsung di Tanah Air.

2 dari 3 Halaman

Yamaha RX-King Master

 

Yamaha RX-King Master (Kaskus)

Generasi kedua Yamaha RX-King menggunakan nama tambahan 'Master' di belakangnya. Versi ini mengaspal di Indonesia tahun 1992 dengan kode mesin Y1-74. Sekitar lima tahun berselang atau tepatnya di tahun 1997, RX-King Master diproduksi dengan footstep yang tidak lagi menempel pada swing arm. Menariknya, RX-King Master masih menggunakan konfigurasi mesin 2-tak 135cc. Dapur pacu tersebut diklaim mampu melahirkan power hingga 18,5 ps.

3 dari 3 Halaman

Yamaha New RX-King

Yamaha New RX-King (Yamaha)

Varian terbaru ini diluncurkan tahun 2002 dan sudah memenuhi standar EURO, sehingga tak terlalu berasap seperti model sebelumnya. Banyak yang menyebut generasi ini sebagai RX-King 4-tak. Pada akhirnya, Yamaha New RX-King ini harus 'mengandang' di tahun 2009 karena faktor tuntutan pasar.

BERI KOMENTAR