HOME » BERITA » SEKTOR LOGISTIK SIBUK JELANG LEBARAN

Sektor Logistik Sibuk Jelang Lebaran

Minggu, 10 Juni 2018 16:15 Editor : Nurrohman Sidiq
Foto by Nazar Ray

OTOSIA.COM - Menjelang musim libur lebaran tidak cuma brand kendaraan penumpang yang memberikan potongan biaya perawatan dan suku cadang, namun mobil komersial pun tak mau kalah. Maklum saja, memasuki bulan puasa dan mendekati Hari Raya, arus pendistribusian barang dan jasa melalui kendaraan niaga terbilang sibuk.

Pada musim libur lebaran kali ini PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menawarkan paket servis dengan diskon spare part dan ongkos kerja melalui program Lebaran Campaign.

Layanan lebaran ini serentak di 229 jaringan bengkel resmi Mitsubishi Fuso mulai 1 Juni sampai 31 Juli 2018.

Selama bulan ramadhan, lebaran dan setelah Idul Fitri di antaranya konsumen Fuso akan mendapatkan diskon sebesar 20% untuk paket spare part, diskon 10% untuk ongkos kerja serta mendapatkan pemeriksaan cek 15 item kendaraan secara gratis hanya dengan melakukan tune-up, service clutch dan atau servis suspensi.

Bukan tanpa alasan, pemberian diskon servis besar-besaran ini dilakukan Mitsubishi Fuso karena aktivitas bisnis di beberapa segmen mengalami peningkatan tajam, seperti logistik. Hal ini membuat beban kerja kendaraan niaga sangatlah tinggi, ujar Duljatmono, Direktur Sales & Marketing KTB.

Penawaran ini dengan mudah didapatkan hanya dengan melakukan servis di bengkel-bengkel resmi Mitsubishi Fuso, Mobile Workshop Service (MWS) dan Truck Center yang beroperasi selama 24 jam.

Sektor logistik sendiri berkontribusi besar bagi penjualan kendaraan niaga Mitsubishi selama Januari-April 2018. Namun yang menjadi pendorong terbesar adalah peningkatan sektor perkebunan, terutama kelapa sawit dan infrastruktur.

Dari peningkatan 30% permintaan kendaraan niaga secara total di periode Januari-April 2018, atau mencapai 36.844 unit, light duty truck (LDT) Mitsubishi terjual 24.515 unit, yang didominasi LDT Fuso dan Colt Diesel.

Mitsubishi Fuso mengalami pertumbuhan sebesar 28,2% dengan total penjualan 16.721 unit selama kurun waktu Januari-April 2018, dengan penguasaan pasar 45,4%. Di segmen LDT, Colt Diesel menguasai 60% pangsa pasar dengan angka penjualan 14.740 unit.

Kontribusi sawit dan konstruksi saat ini sedang naik. Swait sekarang (kontribusinya) lebih dari 31%, sebelumnya hanya sekitar 28%. Jadi sawit memberi dukungan terhadap penjualan kami saat ini, tutup Duljatmono.

Reporter : Nazar Ray

(kpl/nzr/sdi)

BERI KOMENTAR