HOME » BERITA » SELAIN FORTUNER, TOYOTA RUSH JUGA LARIS DI PASAR EKSPOR

Selain Fortuner, Toyota Rush Juga Laris di Pasar Ekspor

Jum'at, 07 September 2018 13:45 Editor : Cornelius Candra
Foto: Toyota Astra Motor

OTOSIA.COM - Setelah 30 tahun berkarya di pasar ekspor, Toyota Indonesia tercatat telah mengirimkan lebih dari 1 juta unit mobil ke luar negeri. Performa pengiriman pabrikan asal Jepang juga terbilang positif.

Tercatat, dari Januari hingga Juli 2018 PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), berhasil mendistribusikan kendaraan sejumlah 117.200 unit. Volume ini meningkat 1,3 persen, dibanding periode yang sama pada 2017 lalu, sebesar 115.800 unit.

"Performa ekspor Toyota sempat tertekan pada semester pertama, karena situasi regulasi di negara tujuan ekspor," jelas Edward Otto Kanter, Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, saat ditemui Liputan6.com di Tanjung Priok, Rabu (5/9/2018).

Namun dengan dukung pemerintah, lanjut Edward performa ekspor Toyota sudah kembali berangsur membaik. Dan diharapkan, dapat kembali normal tidak lama lagi.

"Pada umumnya tren ekspor pada semester dua lebih baik dari pada semester pertama, oleh karena itu kami optimistis bisa mencapai pertumbuhan ekspor sebesar 10 persen seperti yang kami targetkan di awal tahun," tegasnya.

Pertumbuhan ekspor terbesar dicatatkan oleh Toyota Rush yang diproduksi PT Astra Daihatsu Motor (ADM), yang merupakan bagian dari Toyota Group di Indonesia. Sejak April 2018, Toyota Rush mengalami perluasan ekspor secara bertahap ke Asia, terutama Filipina, Timur Tengah serta negara berkembang lainnya. Sebelum ekspansi ekspor ini, Toyota Rush hanya diekspor ke Malaysia.

Untuk diketahui, selain dalam bentuk utuh (CBU), PT TMMIN juga mengekspor kendaraan terurai (Completely Knock-Down atau CKD) sebanyak 25.500 unit, komponen kendaraan sebanyak 54 juta buah, mesin tipe TR sebanyak 26.100 unit, dan mesin tipe NR sejumlah 64.500 unit.

"Produk ekspor Toyota telah memenuhi standar emisi EURO IV dan VI, sesuai dengan permintaan masing-masing negara tujuan. Tidak hanya untuk produk ekspor, TMMIN siap menyediakan kendaraan dengan standar EURO IV atau VI jika pasar Indonesia menghendaki," ujar Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT TMMIN di tempat yang sama.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR