HOME » BERITA » SELAIN TANJAKAN EMEN, 5 JALAN INI JUGA TERKENAL ANGKER

Selain Tanjakan Emen, 5 Jalan Ini Juga Terkenal Angker

Senin, 12 Februari 2018 15:45

Selain Tanjakan Emen, 5 Jalan Ini Juga Terkenal Angker
Ilustrasi : freegreatpicture.com
Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Kepercayaan masyarakat Indonesia akan hal-hal mistis masih kental. Bukan hal mengherankan jika beberapa kecelakaan yang terjadi dikaitkan dengan hal gaib.

Yang masih hangat dibicarakan adalah kecelakaan yang memakan korban jiwa lebih dari 20 orang di Tanjakan Emen, Sabtu lalu (10/2/2018). Banyak beredar cerita bahwa penyebab kecelakaan di daerah tersebut adalah arwah seorang pria bernama Emen yang menghantui daerah tersebut.

Ternyata, hal serupa juga terjadi di beberapa daerah lain. Berdasar cerita yang beredar, inilah 5 jalan yang dianggap angker oleh masyarakat Indonesia.

1. Tol Cipularang, Jawa Barat

Tol ini memang berbeda dengan jalan bebas hambatan yang lain karena memiliki banyak tikungan tajam. Selain itu, lokasi yang berada di pegunungan membuat jalannya didominasi tanjakan dan turunan.

Jalan tol yang menghubungkan Jakarta dan Bandung ini kerap dibicarakan masyarakat karena terkenal angker. Bukan tanpa alasan, kerap kali terjadi kecelakaan bahkan sampai memakan korban jiwa di lokasi yang berdekatan.

Banyak yang mempercayai bahwa lokasi ini merupakan rumah bagi arwah yang bergentayangan. Bahkan beberapa cerita menyebutkan bahwa korban kecelakaan tersebut adalah tumbal bagi makhluk gaib. Titik yang dianggap paling angker berada di antara Km 90 sampai Km 100.

Sangking angkernya, banyak yang menyebutnya sebagai jalur tengkorak. Pasalnya, jalanan tersebut berdekatan dengan Gunung Hejo yang sudah angker jauh sebelum tol ini dibuat.

2. Terowongan Casablanca, DKI Jakarta

Kemisteriusan terowongan ini terkenal di masyarakat, sampai-sampai diangkat menjadi sebuah film. Meskipun kini terowongan itu banyak dilalui kendaraan, kesan dan cerita angkernya belum pudar.

Menurut kabar, lokasi yang dijadikan terowongan mulanya adalah pemakaman massal. Kemudian kuburan itu dipindah dan dibangunlah jalan raya yang sekarang. Banyak yang menatakan bahwa meskipun lokasi makam dipindah, "penunggu" makam tersebut belum turut pindah.

Arwah-arwah inilah yang kemudian mendiami terowongan yang menjadi jalur alternatif menuju pusat kota Jakarta. Kecelakaan yang terjadi sering kali dihubungkan dengan cerita masa lalu ini.

Versi lain ada yang mengatakan bahwa sosok yang mengganggu adalah arwah dari korban pemerkosaan. Sebelum adanya terowongan ini, seorang perempuan disetubuhi beberapa pria hingga tewas. Jenazahnya dibuang begitu saja di lokasi ini.

3. Alas Roban, Jawa Tengah

Jalanan yang terletak di Kabupaten Batang ini juga terkenal karena cerita mistis yang beredar. Masyarakat kerap mengaitkan lokasi ini dengan tempat pembuangan mayat. Konon, korban Penembak Misterius alias Petrus dibuang di lokasi ini.

Kabarnya pernah ada saksi mata yang melihat kejadian ini dan berkembang menjadi cerita seram. Mereka beranggapan bahwa arwah dari mayat tersebut berdiam di daerah itu dan menakuti orang-orang yang lewat.

Cerita angker mengenai jalan ini sebenarnya sudah ada sejak masa penjajahan. Proses pembuatannya pun memakan banyak korban. Para pekerja harus membelah gunung dan hutan sebelum bisa membuat jalan.

Yang mengerikan adalah jalan ini dibangun oleh para korban sistem kerja rodi atau kerja paksa. Alhasil, banyak di antara mereka yang meninggal karena kelelahan atau perilaku buruk dari Belanda dan jenazahnya dibiarkan begitu saja. Hal itu membuat orang sering mendengar rintihan bahkan penampakan mereka.

4. Hutan Gumitir, Jawa Timur

Serupa dengan kisah Alas Roban, jalan yang melintasi hutan ini juga kerap dikaitkan dengan kerja paksa yang menelan banyak korban jiwa. Tanpa upah dan istirahat yang cukup, para pekerja meninggal dunia akibat lelah sekaligus kelaparan.

Jalan yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi ini juga pernah dijadikan sebagai tempat pembuangan mayat anggota PKI. Jenazah mereka dibuang dan tersebar di berbagai lokasi di sekitar jalan di tengah gunung ini.

Keangkeran Gumitir sebenarnya sudah menjadi legenda sejak zaman Kerajaan Blambangan masih berperang dengan Kerajaan Majapahit. Dikisahkan seorang tukang kebun bernama Damar Wulan yang memiliki senjata sakti. Ia membunuh dan memenggal kepala Menak Jinggo, adipati Kerajaan Blambangan.

Karena hal itu, Damar Wulan akhirnya dibunuh. Namun, Damar Wulan dihidupkan kembali oleh seorang pertapa. Gunung tempat terjadinya peristiwa itu dikenal dengan nama Gunung Gumitir.

Patung seorang perempuan penari Gandrung, tari tradisional Banyuwangi, juga menambah cerita seram di daerah itu. Banyak yang mengatakan bahwa posisi tangan dari patung itu bisa berubah. Tak sedikit pula yang mengaku pernah melihat makhluk halus di jalan tersebut.

5.Tanjakan Gombel, Semarang

Sebenarnya kita bisa menikmati pemandangan Kota Semarang dari lokasi ini. Namun, dengan adanya berbagai cerita seram jarang ada orang yang berhenti untuk melihat pemandangan dari tanjakan yang pasti dilewati sebelum memasuki Kota Semarang dari sisi selatan.

Konon di tanjakaan ini seringkali nampak hantu perempuan yang akrab disebut Wewe Gombel. Makhluk ini kerap menggoda pengemudi kendaraan yang melintas. Kecelakaan yang terjadi di daerah ini kerap dikaitkan dengan makhluk halus tersebut. Verdasar cerita yang beredar ada seorang perempuan dengan gaun putih tiba-tiba menyeberang jalan. Ketika dilihat lebih lanjut, sosok tersebut telah menghilang.

Kesan angker semakin kuat dengan mitos adanya kerajaan hantu di daerah tersebut. Dengan adanya jalan raya, makhluk-makhluk tersebut merasa terusik dan mengganggu orang yang melintas. Masyarakat setempat masih ada yang mengubur kepala sapi untuk menghindarkan pengguna jalan dari celaka.

Kesan angker semakin kuat dengan adanya hotel yang terbengkalai karena sepi. Masyarakat sekitar percaya bahwa penginapan itu kini dihuni oleh makhluk halus. Bahkan ada yang mengatakan sering ada bisikan untuk melakukan bunuh diri di bangunan kosong tersebut.

Itulah 5 jalan yang juga kerap dihubungkan dengan cerita-cerita seram. Boleh percaya boleh tidak, Otolovers harus tetap mematuhi aturan lalu lintas dan waspada dalam berkendara.

 (kpl/crn)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2018-2-12
detail

BERITA POPULER