HOME » BERITA » SELAMA PERIODE OPERASI KETUPAT 2021, KECELAKAAN LALU LINTAS MENINGKAT 100 PERSEN

Selama Periode Operasi Ketupat 2021, Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat 100 Persen

Berikut ini peningkatan kecelakaan lalu lintas selama periode Operasi Ketupat 2021

Kamis, 20 Mei 2021 17:45 Editor : Ahmad Muzaki
Selama Periode Operasi Ketupat 2021, Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat 100 Persen
Kecelakaan maut di depan SPBU Purwasari,Kecamatan Purwasari, Karawang dalam masa mudik Iduladha 2020. (Foto: Liputan6.com/Abramena)

OTOSIA.COM - Selama periode Operasi Ketupat 2021, Polri mencatat peningkatan kecelakaan lalu lintas. Peningkatannya pun cukup drastis hingga 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kejadian kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat 2021 tercatat sebanyak 1.291 kejadian, atau kenaikan 100 persen dari tahun lalu, hanya 566 kejadian," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di kantornya, Jakarta, Rabu (19/5/2021).

1 dari 6 Halaman

Polri melaksanakan Operasi Ketupat 2021 selama 12 hari (6-17 Mei) melibatkan 166.734 personel secara nasional, dengan rincian 834 personel dari Mabes Polri, 93.336 personel polda dan jajaran dari instansi terkait 72.564 personel.

Selain angka kejadian kecelakaan lalu lintas, Polri juga mencatat masalah keamanan, keselamatan, dan ketertiban lancar (Kamseltibcar) lalin lintas.

2 dari 6 Halaman

Selama periode tersebut, dilakukan penindakan pelanggaran lalu lintas sebanyak 149.353 atau mengalami kenaikan 32 persen dari tahun lalu 11.3088 kasus. Penindakan pelanggaran protokol kesehatan 65.4623 penindakan atau naik 100 persen dari tahun lalu ada 60.281 penindakan.

Sedangkan untuk kegiatan pengaturan, penindakan, pengawalan dan patroli (Turjakwali) dilaksanakan sebanyak 1.152.863 kegiatan atau naik 100 persen.

3 dari 6 Halaman

Dalam kegiatan Turjakwali dilakukan pemeriksaan kendaraan bermotor sebanyak 1.283.923 unit, jumlah kendaraan bermotor diputarbalikkan sebanyak 397.892 unit.

"Rincian kendaraan yang diputarbalikkan yakni roda dua sebanyak 234.324 unit, roda empat sebanyak 142.426 unit. Kendaraan Penumpang roda empat sebanyak 12.914 unit, kendaraan roda empat angkutan barang 82.28 unit," papar Ramadhan dikutip dari Antara.

4 dari 6 Halaman

Tindak Travel Gelap

Penindakan juga dilakukan terhadap travel gelap atau tak berizin selama periode larangan mudik Lebaran 2021, yakni sebanyak 835 unit.

Dalam Operasi Ketupat 2021 selain melakukan penindakan kendaraan yang terindikasi mudik, petugas Polri juga melaksanakan tes cepat antigen secara acak sebanyak 58.640 kali.

5 dari 6 Halaman

Hasil dari hasil tes cepat antigen di sejumlah posko penyekatan diperoleh 180 orang dinyatakan reaktif dan sisanya 58.490 non-reaktif.

"Polri juga melalukan pembagian masker sebanyak 576.094 masker," ucap Ramadhan.

6 dari 6 Halaman

Sekadar informasi, ada beberapa target Operasi Ketupat 2021. Beberapa di antaranya adalah pengamanan dan pengawasan protokol kesehatan sebelum, saat dan setelah Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021. Selain itu juga untuk mencegah masyarakat mudik guna memutus mata rantai COVID-19

"Tujuan Operasi Ketupat juga untuk lancarnya distribusi logistik dan BBM serta menurunkan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas," demikian Ramadhan.

Penulis: Nafiysul Qodar

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR