HOME » BERITA » SELAMAT TINGGAL AQUAPLANING, KINI ADA TEKNOLOGI PENANGKALNYA

Selamat Tinggal Aquaplaning, Kini Ada Teknologi Penangkalnya

Italdesign yang bekerja sama dengan Bosch dan Easyrain telah menguji sistem inovatif untuk mencegah kendaraan mengalami aquaplaning

Minggu, 21 Februari 2021 09:15 Editor : Ahmad Muzaki
Selamat Tinggal Aquaplaning, Kini Ada Teknologi Penangkalnya
Ilustrasi aquaplaning (Carscoops)

OTOSIA.COM - Kecelakaan mobil disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah aquaplaning, yakni kondisi di mana ban mobil kehilangan traksi pada permukaan jalan saat melintasi genangan air.

Sejauh ini, belum banyak teknologi penangkal aquaplaning pada kendaraan roda empat. Faktor keselamatan pun masih dipegang oleh pengemudi itu sendiri. Mereka diharuskan mengerti berbagai cara mengemudi untuk menghindari aquaplaning.

Namun, Italdesign yang bekerja sama dengan Bosch dan Easyrain telah menguji sistem inovatif untuk mencegah kendaraan mengalami aquaplaning. Teknologi tersebut dibuat oleh Easyrain dengan nama Aquaplaning Intelligent System (AIS).

1 dari 3 Halaman

Melansir Carscoops, teknologi ini dilengkap dengan sensor dan perangkat lunak yang telah dirancang untuk mendeteksi aquaplaning. Saat terjadi, semburan air yang terkendali disemprotkan ke depan roda depan.

Semburan air tersebut membantu memecah lapisan air yang berlebihan di aspal yang tidak mampu dihilangkan roda mobil. Sehingga cengkeraman roda kembali pulih dan kendaraan mudah dikendalikan lagi.

2 dari 3 Halaman

Lebih lanjut, Easyrain mengatakan bahwa sistem ini dapat meningkatkan kinerja sebesar 35% di jalan lurus dan 30% saat menikung. Artinya hasil ini cukup menjanjikan dan tampaknya ketiga perusahaan tadi akan terus melanjutkan proyek ini.

Sayangnya masih belum ada bocoran kapan teknologi ini akan dipakai di kendaraan. Namun Easyrain memastikan bahwa teknologi ini dirancang untuk segala jenis kendaraan, termasuk angkutan umum hingga kendaraan berteknologi tinggi, seperti mobil listrik atau otonom.

3 dari 3 Halaman

 

 

BERI KOMENTAR