HOME » BERITA » SELISIH POIN TIPIS, INI 4 PEMBALAP YANG BERPELUANG BESAR JUARA MOTOGP 2020

Selisih Poin Tipis, Ini 4 Pembalap yang Berpeluang Besar Juara MotoGP 2020

4 pembalap ini memiliki peluang besar menjadi juara dunia MotoGP 2020

Rabu, 14 Oktober 2020 11:15 Editor : Ahmad Muzaki
Selisih Poin Tipis, Ini 4 Pembalap yang Berpeluang Besar Juara MotoGP 2020
Fabio Quartararo melakukan teknik merebahkan motor elbow down. (LLUIS GENE / AFP)

OTOSIA.COM - MotoGP 2020 benar-benar seru. Sebab persaingan yang ada begitu ketat. Bahkan hingga balapan kesembilan, belum ada rider yang mampu mendominasi atau mengamankan gelar juara dunia.

Tanpa Marc Marquez di grip MotoGP musim ini memang jadi berkah buat pembalap lain. Tak ada lagi pembalap yang mendominasi bahkan sudah ada 7 pembalap berbeda yang menang dari sembilan seri yang sudah berlangsung.

Variatifnya pemenang di MotoGP membuat jarak antar satu pembalap dengan yang lainnya begitu tipis. Pada MotoGP Prancis misalnya, kemenangan Danilo Petrucci jadi penyelamat bagi Fabio Quartararo untuk amankan posisi puncak klasemen.

Gagalnya Andrea Dovizioso masuk podium di balapan akhir pekan lalu membuat posisi satu hingga tiga tetap bertahan. Klasemen MotoGP 2020 masih aman hingga pekan kemarin, tapi bagaimana di usai MotoGP Aragon.

Meski perbedaan poin begitu tipis, tapi ada empat pembalap yang paling berpeluang untuk jadi juara MotoGP musim ini. Siapa saja mereka? Berikut ulasan lengkapnya yang dilansir dari Liputan6.com.

1 dari 4 Halaman

4. Maverick Vinales

Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, saat latihan cepat (FP3) MotoGP Austria di Sirkuit Red Bull Racing, Spielberg, Sabtu (15/8/2020). Vinales keluar sebagai rider tercepat dengan waktu terbaiknya 1 menit 24,317 detik. (AFP/Joe Klamar)

Ini kandidat paling bawah untuk menjadi juara di MotoGP 2020. Tak pelak lagi dua balapan di sirkuit Aragon bakal jadi penentu bagi Vinales untuk menjaga harapan juara.

Penampilan Vinales di Aragon sendiri kurang meyakinkan. Kalau gagal lagi di dua seri ke depan, sulit bagi Vinales untuk mengejar harapan jadi juara di MotoGP musim ini.

2 dari 4 Halaman

3. Andrea Dovizioso

Pembalap Ducati, Andrea Dovizioso pada balapan MotoGP Styria. (Joe Klamar / AFP)

Posisi Dovizioso memang berada di posisi tiga klasemen, tapi sejatinya pembalap asal italia inilah yang pantas jadi juara dunia MotoGP. Maklum dalam tiga musim terakhir, dia selalu jadi runner up di bawah Marc Marquez.

Pengalaman itu seharusnya bisa menjadi kunci bagi Dovizioso untuk merebut gelar juara dunia MotoGP. Ada harapan bagi Dovizioso untuk menyodok ke posisi atas karena dia cukup bagus di Aragon.

3 dari 4 Halaman

2. Joan Mir

Pembalap Suzuki, Joan Mir, tampil mengesankan setelah berhasil menyalip Valentino Rossi pada lap terakhir sehingga finis di peringkat ketiga pada MotoGP San Marino. (AFP/Andreas Solaro)

Joan Mir alami penurunan saat MotoGP Prancis. Cuaca jadi penyebab Mir tak bisa maksimal di MotoGP Le Mans tersebut.

Mir diharapkan bisa kembali bangkit saat balapan digelar dalam kondisi normal. Sebelumnya dia bisa podium di tiga balapan terakhir sebelum MotoGP Prancis.

Semua ini masih harus dibuktikan di MotoGP Aragon yang dilanjutkan MotoGP Teruel di sirkuit yang sama. Mampukah Mir kembali podium?

4 dari 4 Halaman

1. Fabio Quatararo

Pebalap MotoGP: Fabio Quartararo. (Bola.com/Dody Iryawan)

Fabio Quartararo hanya berjarak 10 poin saja dari Joan Mir. Kesempatannya untuk juara sangat besar kalau bisa konsisten di lima balapan terakhir, utamanya di Aragon yang menghelat dua balapan.

Oleh sebab itu, Quartararo harus tampil bagus dan mengamankan podium di seri Aragon. Ia tak bisa mengandalkan keberuntungan untuk menjadi juara dunia MotoGP 2020.

BERI KOMENTAR