HOME » BERITA » SEMBARANGAN PAKAI SKUTER LISTRIK, SIAP-SIAP DIDENDA RP250 RIBU

Sembarangan Pakai Skuter Listrik, Siap-Siap Didenda Rp250 Ribu

Layanan skuter listrik tersedia di beberapa lokasi di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini masih membuat aturan terkait penggunaan skuter listrik.

Jum'at, 15 November 2019 14:45 Editor : Dini Arining Tyas
Sembarangan Pakai Skuter Listrik, Siap-Siap Didenda Rp250 Ribu
Pengggunaan skuter listrik di Jakarta (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Keberadaan skutr listrik mungkin cukup membantu bagi sebagian orang. Tapi juga perlu adanya aturan agar tak ada pihak yang dirugikan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun kini tengah menggodok aturan terkait penggunaan skuter listrik. Targetnya, aturan ini akan selesai pada Desember mendatang. Aturan ini termasuk soal jalur khusus dan biaya tilang.

Dilansir dari kanal Bisnis Liputan6.com, Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi mengatakan, e-scooter seharusnya tidak masuk ke jalur trotoar, pedestrian, dan jembatan penyeberangan orang (JPO) karena berbahaya. Jalur yang dianggap ideal untuk skuter listrik adalah jalur sepeda.

1 dari 2 Halaman

Besaran Denda

Sembarangan Pakai Skuter Listrik, Siap-Siap Didenda Rp250 RibuBesaran Denda

Budi pun sudah mendapat bocoran dari Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo bahwa akan denda jika e-scooter melanggar jalur. Denda bisa mencapai Rp 250 ribu.

"Kalau kemudian e-scooter ini dipakai masyarakat yang tak pada jalur yang diizinkan, itu akan dendanya nanti diambil dengan menggunakan peraturan daerah. Itu sekitar Rp 250 ribu," ujar Budi di Kementerian Perhubungan, Kamis (14/11/2019).

2 dari 2 Halaman

Tak Cocok di Jalan Raya

Sembarangan Pakai Skuter Listrik, Siap-Siap Didenda Rp250 RibuTak Cocok di Jalan Raya

Budi juga berkata sejak awal pemakaian skuter listrik tidak cocok di jalan raya tempat bercampur mobil dan motor. Ia pun memberi masukan agar skuter listrik digunakan di tempat edukatif saja seperti Monas atau GBK.

Pemakaian jalur sepeda untuk skuter listrik juga telah disetujui oleh pihak Grab Indonesia yang mengelola layanan GrabWheels.

Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata berharap jalur manapun yang bisa digunakan sepeda juga bisa dilalui GrabWheels.

Sumber: Liputan6.com

 

BERI KOMENTAR