HOME » BERITA » SEMPAT DITILANG, AKHIRNYA POLISI DAPAT SIM GRATIS

Sempat Ditilang, Akhirnya Polisi Dapat SIM Gratis

Senin, 20 November 2017 18:30 Editor : Arry
Pemuda bernama polisi saat berfoto bersama Kapolres Pasuruan (ntmc Polri)

OTOSIA.COM - Beberapa waktu lalu sempat heboh, pria bernama Polisi sempat ditilang aparat kepolisian. Dia ditilang karena tak memiliki SIM. Kini pria bernama Polisi dan merupakan warga Kabupaten Pasuruan sudah mendapatkan SIM secara gratis.

Pria bernama unik ini ditilang aparat kepolisian dalam operasi zebra pada 6 November 2017. Oleh aparat kepolisian yang menilangnya, Polisi kemudian dimintai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Dari kartu tersebut kemudian diketahui jika Polisi memiliki identitas yang unik. KTP tersebut pun difoto oleh aparat yang menilangnya hingga beredar luas di media sosial.

Polisi bukanlah anak yang tumbuh di kalangan keluarga berada. Selama ini dia menjadi tulang punggung bagi ibu dan adik-adiknya. Berkaitan dengan hal tersebut, Satlantas Polres Kabupaten Pasuruan memberikan hadiah bagi Polisi.

Polisi yang juga anak yatim ini datang ke kantor Satlantas Polres Pasuruan untuk mengurus SIM baru. Polisi mendapat hadiah berupa SIM. Polisi tak dipungut biaya sepeserpun untuk mendapat SIM tersebut.

Kendati diberi SIM secara cuma-cuma, Polisi ini harus tetap mengikuti prosedur yang ditentukan untuk persyaratan membuat SIM.

Kemujurannya tidak sampai di situ. Setelah mendapat SIM secara cuma-cuma, kabar menggembirakan lain pun datang dari Polisi. Pada Jumat 17 November 2017, Polisi didatangi oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono.

Kedatangan Kapolres untuk menginformasikan pada Polisi jika dirinya akan diperkerjakan di Polres Pasuruan. Saat berkunjung, Kapolres dan rombongan pun membawa sembako untuk keluarga Polisi.

"Sangat senang sekali. Allhamdulillah saya bisa mendapatkan pekerjaan. Terima kasih pak Kapolres dan pak Kasatlantas, dan semuanya yang membantu saya," tutur Polisi.

Meski di KTP tersebut pria bernama Polisi itu perkerjaan ditulis sebagai mahasiswa, namun ternyata pekerjaan aslinya adalah sebagai buruh bangunan.

(Sumber: ntmcpolri.info)

 (kpl/mat)

BERI KOMENTAR