HOME » BERITA » SEMPAT KABUR SAMPAI PALEMBANG, BAGAIMANA FERDIAN PALEKA LOLOS PENJAGAAN PSBB?

Sempat Kabur Sampai Palembang, Bagaimana Ferdian Paleka Lolos Penjagaan PSBB?

Jawa Barat saat ini tengah terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Lalu bagaimana Ferdian Paleka bisa lolos dari razia?

Selasa, 12 Mei 2020 18:15 Editor : Ahmad Muzaki
Sempat Kabur Sampai Palembang, Bagaimana Ferdian Paleka Lolos Penjagaan PSBB?
Ferdian Paleka. (Foto: Instagram @ferdianpalekawibisana)

OTOSIA.COM - Beberapa waktu Youtuber Ferdian Paleka dapat kecaman dari berbagai pihak setelah buat video prank bagi-bagi sembako berisi sampah dan batu. Dirinya pun dilaporkan ke kepolisian, namun sempat kabur ke beberapa daerah.

Pastinya kita semua heran, pasalnya Jawa Barat saat ini tengah terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Lalu bagaimana Ferdian Paleka bisa lolos dari razia?

Melansir Liputan6.com, menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Saptono Erlangga angkat bicara soal pelarian Ferdian Paleka. Ia mengatakan, Ferdian dan Aidil berangkat dari Kota Bandung ke Kota Bogor lebih dulu.

"Rute pelarian dia itu dari Bandung, tidak hari itu juga langsung ke Palembang. Dia ke Bogor dulu, baru ke Merak dan kemudian ke Palembang," kata Erlangga di Mapolrestabes Bandung seperti dikutip dari kanal Regional Liputan6.com.

1 dari 2 Halaman

Ferdian berhasil lewati perbatasan dan beberapa penjagaan dengan memanfaatkan kelengahan petugas penjaga.

"Jadi tersangka memanfaatkan kelengahan petugas saat berbuka atau saat anggota sedang sahur. Tetapi bisa juga saat petugas ganti shift sehingga tersangka bisa menembus pemeriksaan," tutur Erlangga.

Selain itu, Erlangga menegaskan Pelabuhan Merak sudah disiagakan untuk mengantisipasi mudik. Namun, ada kemungkinan Ferdian Paleka dan Aidil memanfaatkan celah ketika ada shift pergantian penjaga.

"Untuk pos penyekatan sudah tergelar. Namun ada waktu jeda pergantian jaga, di situ kemungkinan memanfaatkannya," ujarnya.

2 dari 2 Halaman

Mengubah Warna Rambut

Tak hanya itu saja, untuk kelabuhi petugas Ferdian juga ubah warna rambut. Hal ini disampaikan Kapolres Bandung Komisaris Besar Ulung Sampurna Jaya.

"Mereka memang yang pertama mengubah dirinya dengan cara mengecat rambut kemudian rambutnya dipotong," kata Ulung.

Ferdian Paleka, Tubagus Fahddinar dan M. Aidil kini dikenai Pasal 45 Ayat 3 UU ITE tentang penghinaan atau pencemaran nama baik melalui informasi elektronik.

Pasal tambahan pun juga diterapkan pada kasus ini, yakni Pasal 36 dan Pasal 51 Ayat 2 UU ITE Nomor 11 Tahun 2008, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan denda maksimal Rp12 miliar.

BERI KOMENTAR