HOME » BERITA » SENSASI MENJAJAL DFSK GELORA E, MOBIL LISTRIK NIAGA PERTAMA DI INDONESIA

Sensasi Menjajal DFSK Gelora E, Mobil Listrik Niaga Pertama di Indonesia

DFSK Gelora E menjadi mobil listrik niaga pertama di Indonesia, bagaimana rasanya?

Senin, 09 Maret 2020 12:45 Editor : Cornelius Candra
Sensasi Menjajal DFSK Gelora E, Mobil Listrik Niaga Pertama di Indonesia
DFSK Gelora E (Otosia.com/ Cornelius Candra)

OTOSIA.COM - Pada Kamis pekan lalu (5/3), PT Sokonindo Automobile (DFSK) secara resmi merilis DFSK Gelora E. Mobil van bertenaga listrik itu meluncur dalam gelaran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020.

Diklaim sebagai mobil niaga bertenaga listrik di Indonesia, tim Otosia pun penasaran dengan performa serta kemampuannya. Pasalnya, perhitungan kendaraan komersial lebih ke arah nilai ekonomisnya.

1 dari 5 Halaman

Secara fisik, DFSK Gelora E memang tak terlihat sebagai mobil listrik. Satu-satunya penanda adalah beragam stiker yang disematkan di bagian samping.

Namun, di balik logo DFSK yang menyatu dengan gril, terdapat socket pengisian daya baterainya. Di bagian samping sebelah kanan pun terdapat socket yang khusus untuk fast-charging.

2 dari 5 Halaman

Interiornya tampak cukup mewah untuk sebuah kendaraan niaga. Joknya memiliki grafis kotak-kotak, serta head-unit display digital. Hanya saja layar ini tak bisa dihubungkan ke smartphone.

Tempat duduk di DFSK Gelora E juga terbilang nyaman. Namun, kabinnya cukup sempit jika memang harus memaksimalkan kapasitas muatnya yang mencapai 11 orang.

3 dari 5 Halaman

Duduk di balik kemudi DFSK Gelora E memang tak terlalu istimewa. Instrumen panelnya masih analog. Kesadaran mengendarai mobil listrik justru muncul ketika melihat MID.

Pada layar berukuran kecil itu terdapat indikator baterai. Sayang, tampilannya tak terlalu futuristis, cukup wajar mengingat DFSK Gelora E terlahir untuk mengisi kelas kendaraan niaga yang mengutamakan nilai ekonomis.

4 dari 5 Halaman

Menariknya, DFSK Gelora E tak menggunakan tuas transmisi, melainkan konsol putar yang mirip dengan sistem i-Drive dari BMW. Transmisinya pun sudah otomatis sehingga menambah kenyamanan pengemudi dan penumpang.

Rasa berkendaranya sebenarnya biasa saja. Pengendaliannya cenderung ringan dan tak senyaman produk Jepang. Namun, ada sensasi unik ketika sadar bahwa DFSK Gelora E melaju tanpa mengeluarkan suara. Selain itu, torsi maksimum dari 0 km/jam khas mobil listrik membuat van ini terasa responsif ketika berakselerasi.

5 dari 5 Halaman

Sayangnya, tim Otosia tak sempat mencoba kemampuan DFSK Gelora E jika diisi dengan muatan barang penuh atau pun 11 orang penumpang dan dalam jangka waktu yang cukup lama. Kemungkinan, performanya cukup untuk menuntaskan tugas tersebut.

Untuk sementara, DFSK Indonesia masih belum mengumumkan harga resmi DFSK Gelora E. Tapi, kendaraan niaga bertenaga listrik ini sudah bisa dipesan dengan uang muka sebesar Rp5 jutaan.

BERI KOMENTAR