HOME » BERITA » SEPAK TERJANG PENJUALAN MOBIL CHINA SAMPAI AGUSTUS 2021

Sepak Terjang Penjualan Mobil China Sampai Agustus 2021

Beberapa merek mobil China sudah cukup lama berjualan di Indonesia. Untuk tahun 2021, bagaimana pencapaiannya hingga bulan Agustus lalu?

Senin, 27 September 2021 19:15 Editor : Arendra Pranayaditya
Sepak Terjang Penjualan Mobil China Sampai Agustus 2021
Ilustrasi Wuling Almaz (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

OTOSIA.COM - Dalam beberapa tahun terakhir pasar otomotif Indonesia kedatangan mobil-mobil asal China. Jika dulu dipandang sebelah mata, kini merek-merek Tiongkok mulai menunjukkan tajinya. Nama Wuling adalah salah satu contoh kesuksesan brand China di Indonesia.

Saat ini tercatat setidaknya ada tiga brand China yang menjual mobil di Tanah Air, yakni Wuling, DFSK, dan Morris Garage (MG). Perlu diketahui bahwa MG, meski merek mobil Inggris, berada di bawah naungan Shanghai Auto Industry Corporation (SAIC), bahkan mobil-mobil mereka berbasis dari brand China lain bernama Roewe.

1 dari 8 Halaman

Model yang dijual cukup beragam. Ketiga brand tersebut juga menyasar segmen SUV yang kini pasarnya terus tumbuh. Namun hanya Wuling dan DFSK yang punya pilihan mobil niaga. Sedangkan di segmen MPV,  tercatat cuma Wuling yang berjibaku dengan merek Jepang.

Lantas bagaimana sepak terjang mobil-mobil China sepanjang periode Januari-Agustus tahun ini?

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) bulan Januari-Agustus, ketiga merek itu berhasil memasarkan mobil sebanyak 17.610 unit.

DFSK 560 (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

2 dari 8 Halaman

Penjualan per brand

Dari hasil data tersebut, penjualan mobil terbanyak diraih oleh Wuling dengan capaian 15.140 unit dari bulan Januari hingga bulan Agustus 2021. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan lawan-lawannya.

Pada data yang sama DFSK berhasil menjual 1.822 unit. Sedangkan MG hanya mampu melepas sebanyak 648 unit, mengingat merek ini cukup baru di Indonesia.

3 dari 8 Halaman

Penjualan per segmen

Sementara penjualan mobil China bisa dijabarkan menjadi segmen MPV, SUV, dan mobil niaga. Segmen MPV paling laris dengan total penjualan sebanyak 8.345 unit, lalu diikuti oleh kategori SUV yang laku 6.959 unit, dan terakhir mobil niaga dengan catatan 1.703 unit.

Penjualan MPV terlaris diperoleh Wuling Confero yang berhasil melepas 5.769 unit. Sedangkan mobil keluarga lainnya, Wuling Cortez, belum bisa meraih kesuksesan yang sama dengan pencapaian 2.576 unit.

4 dari 8 Halaman

Untuk kelas SUV, mobil terlaris adalah Wuling Almaz dengan hasil penjualan sebesar 5.875 unit. Namun SUV dengan angka penjualan terendah disandang DFSK Glory 580 yang hanya laku 1 unit dari bulan Januari-Agustus.

DFSK Super Cab (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Terakhir adalah kategori mobil niaga. DFSK berhasil menjual Super Cab sebanyak 1.309 unit, sementara Wuling Formo BV dan DFSK Gelora masing-masing terjual 320 unit dan 77 unit.

5 dari 8 Halaman

Dari data wholesales Gaikindo, diketahui bahwa mobil-mobil buatan negara Negeri Tirai Bambu cukup laris di Indonesia.

Namun terlihat jelas bahwa merek Wuling sangat mendominasi merek Tiongkok. Bahkan MPV andalan mereka, Confero sempat masuk dalam 3 besar penjualan wholesales LMPV di Indonesia.

6 dari 8 Halaman

Daftar penjualan mobil China di Indonesia

Berikut adalah daftar wholesales mobil China di kurun waktu Januari hingga Agustus 2021 berdasarkan merek:

Brand

Jumlah

Wuling

15.140 unit

DFSK

1.822 unit

MG

648 unit

 

 

7 dari 8 Halaman

Berikut adalah daftar wholesales mobil China di Indonesia periode Januari-Agustus 2021 berdasarkan segmen mobil:

Segmen

Jumlah

MPV

8.345 unit

SUV

6.959 unit

Mobil Niaga

1.703 unit

8 dari 8 Halaman

BERI KOMENTAR