HOME » BERITA » SEPEDA LISTRIK LOKAL TEMBUS PASAR AMERIKA DAN EROPA

Sepeda Listrik Lokal Tembus Pasar Amerika dan Eropa

Sepeda listrik pun pada dasarnya bisa membantu manusia untuk beraktivitas. Speerti halnya sepeda motor listrik, sepeda listrik juga banyak yang dimodifikasi.

Selasa, 17 Juli 2018 22:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by Liputan6.com

OTOSIA.COM - Sepeda listrik pun pada dasarnya bisa membantu manusia untuk beraktivitas. Speerti halnya sepeda motor listrik, sepeda listrik juga banyak yang dimodifikasi.

Banyak yang membuat sepeda listrik dengan gaya dan konsep yang diinginkan pemiliknya. Tak terkecuali, orang-orang luar negeri yang sudah lebih dulu menggencarkan pemakaian sepeda listrik.

Terkait hal tersebut Le-bui (Lombok E-Bike Builder), produsen sekaligus bengkel custom sepeda listrik asal Lombok, telah membaut frame sepeda yang ternyata sudah sampai di luar negeri.

Selama dua tahun berdiri sejak Mei 2016, Le-bui telah membaut hampir 100 unit sepeda listrik. Owner Le-Bui, Gede Dijaya mengatakan konsumennya tak hanya berasal dari Indonesia.

"Sudah hampir 100 unit yang pernah dibuat. Kalau dihitung benua, hanya Afrika yang belum. Australia, Amerika, Eropa juga sudah (pernah dikirim). Paling banyak ke Amerika sudah ada 13 kali. Kalau Indonesia sendiri, ke Balikpapan, Medan, Surabaya, Bogor, Jakarta, Bali, Lombok," kata Gede saat dihubungi Liputan6.com, Selasa (17/7/2018).

Namun, karya yang sampai ke luar negeri bukanlah sepeda listrik yang sudah jadi. Gede mengaakan bahwa ia hanya mebuat framenya saja. hal itu menjadipertimbangan mengingat biaya yang dikeluarkan akan sangat besar untuk pengiriman ke luar negeri.

"Kalau ke luar negeri saya khusus, bukan full bike (sepeda jadi), tapi frame saja, bodinya saja. Harga akan sulit bersaing kalu full. Part (baterai) dari luar, masuk ke sini, kena pajak. Nanti kirim ke luar kena pajak lagi. Jadi frame saja, kelengkapannya mereka yang lengkapi di sana," paparnya.

Ia sendiri mengaku tak memproduksi secara massal. Pasalnya, bengkel yang ia punya memang khusus kustom.

"Tergantung permintaan orang tapi saya juga punya design sendiri. Kalau dalam negeri, saya bersedia merakitkan langsung atau nitip neli part-nya lewat saya, lalu dijadikan sebuah sepeda yang tinggal pakai," ujarnya.

"Ada juga yang dari Surabaya, justru dia yang kirim part-nya ke saya, nanti saya bikinkan framenya, saya rakit di sini, lalu kirim lagi ke Surabaya," lanjut Gede.

Untuk framenya, ia mengaku membuat sendiri proses dari awal memotong, las, hingga cat. Bahan frame sepeda listrik ini juga ada yang terbuat dari stainless dan juga pelat galvanis.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR