HOME » BERITA » SERBA-SERBI TUNGGANGI TOYOTA VIOS, SELALU DICAP SEBAGAI MOBIL BEKAS TAKSI

Serba-serbi Tunggangi Toyota Vios, Selalu Dicap sebagai Mobil Bekas Taksi

#KenanganSepanjangJalan penunggang Toyota Vios, saat ke bengkel selalu dianggap mobil bekas taksi

Kamis, 07 April 2022 12:30 Editor : Ahmad Muzaki
Serba-serbi Tunggangi Toyota Vios, Selalu Dicap sebagai Mobil Bekas Taksi
#KenanganSepanjangJalan

OTOSIA.COM - Setiap model mobil biasanya memiliki identitas atau julukan masing-masing. Terkadang dinilai keren, namun ada juga yang terkesan negatif. Meski begitu ini tetap menjadi #KenanganSepanjangJalan yang tak akan terlupakan.

Dalam edisi #KenanganSepanjangJalan kali ini, Otosia.com berkesempatan mengobrol santai dengan Ardhan Ikhda Afghani, penunggang Toyota Vios tipe G tahun 2004. Selama memiliki sedan ini, mobilnya sering dianggap bekas taksi.

1 dari 5 Halaman

Dibelikan Orang Tua

Dalam pengakuannya, Ardhan bercerita lengkap awal mula memiliki Vios ini. Awalnya ia meminta mobil ke orang tuanya saat awal kuliah.

Kemudian ia diminta pergi ke Jakarta untuk membeli mobil idamannya kala itu, yakni Honda Civic. Sebab di Jakarta dinilai harga mobil lebih murah.

2 dari 5 Halaman

Siapa sangka saat di Ibu Kota ayahnya malah mengabarkan jika sudah dibelikan mobil.

"Bapak telpon, katanya udah dibeliin mobil, mobilnya udah di rumah. Awalnya gak tahu kalau dibeliin Vios," katanya kepada Otosia saat dihubungi pada Rabu (30/3/2022).

"Tiba-tiba pas pulang ada mobil sedan Vios. Ceritanya bayarin mobil teman bapakku. Ya sudahlah udah dibeliin, syukurin aja," imbuhnya.

3 dari 5 Halaman

Tak Dijual

Ardhan pun mengaku sudah memiliki Vios ini hampir 7 tahun. Ia telah merombak habis penampilan sedan kesayangannya ini, mulai dari eksterior dan interior.

Modifikasi yang dilakukan di antaranya audio, cat, body kit, fender depan dan belakang, hingga pelek.

4 dari 5 Halaman

Ia pun mengaku tak ingin menjual Vios-nya. Apalagi menurutnya ada banyak kenangan manis bersama sedannya ini.

"Mobil lain sebenarnya udah ada, tapi Vios-nya gak dijual," katanya.

"Karena itu kan mobil dikasih orang tua, kalau mau dijual harus bilang dulu. Sebenarnya jika dijual boleh-boleh aja, tapi kenangannya banyak juga. Awal bangun (modifikasi) tahu tentang mobil awalnya dari Vios itu," ungkapnya lagi.

5 dari 5 Halaman

Dianggap Bekas Taksi

Menunggangi Vios pun nyatanya membuat kesabaran Ardhan terus diuji. Bagaimana tidak, saat berkunjung ke bengkel mobilnya selalu dianggap bekas taksi.

Ardhan terkadang tak hanya diam, ia langsung memberi pertanyaan ke orang yang telah menganggap mobilnya bekas taksi.

"Aku tanya balik, kalau kamu paham mobil pasti tahu mobilku bekas taksi atau bukan. Dari eksterior pun sebenarnya udah kelihatan itu bekas taksi atau bukan," kata Ardhan.

"Lucu lah kalau bawa Vios," katanya sambil tertawa.

BERI KOMENTAR