HOME » BERITA » KONVOI MOGE KEBUT-KEBUTAN DI JALAN, DENDA RP500 RIBU SIAP MENANTI

Konvoi Moge Kebut-kebutan di Jalan, Denda Rp500 Ribu Siap Menanti

Pengendara moge ngebut di jalan, ini denda dan aturan batas kecepatan

Senin, 02 Agustus 2021 11:15 Editor : Ahmad Muzaki
Konvoi Moge Kebut-kebutan di Jalan, Denda Rp500 Ribu Siap Menanti
Ilustrasi Pengendara moge (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

OTOSIA.COM - Saat weekend, banyak ditemukan pengendara motor gede (moge) yang konvoi, biasanya disebut Sunday Morning Ride (Sunmori). Parahnya, beberapa oknum malah memilih untuk kebut-kebutan di jalan dan aksi seperti ini cukup meresahkan pengguna jalan lain.

Aksi ini jelas sudah melanggar aturan lalu lintas. Aturan terkait hal itu telah tertuang dalam Pasal 106 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di jalan wajib mematuhi batas kecepatan maksimal dan minimal.

1 dari 4 Halaman

Jika ada yang membandel, sanksi tegas siap menanti para pelaku kebut-kebutan. Sanksi ini dijelaskan dalam Pasal 287.

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 106 ayat (4) huruf g atau Pasal 115 huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)."

2 dari 4 Halaman

Terkait dengan aturan tersebut, lantas berapa batas kecepatan maksimal dan minimal saat berkendara? Hal ini pun telah dijelaskan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 111 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penetapan Batas Kecepatan.

Disebutkan bahwa batas kecepatan di jalan raya terbagi sesuai tipe jalan, di antaranya adalah:

a. batas kecepatan jalan bebas hambatan
b. batas kecepatan jalan antarkota
c. batas kecepatan jalan pada kawasan perkotaan
d. batas kecepatan jalan pada kawasan permukiman

3 dari 4 Halaman

Sementara itu, untuk jalan bebas hambatan batas kecepatan paling rendah 60 (enam puluh) kilometer per jam dala kondisi arus bebas dan paling tinggi 100 (seratus) kilometer per jam.

Untuk batas kecepatan di jalan antarkota, paling tinggi 80 (delapan puluh) kilometer per jam. Sedangkan di kawasan perkotaan paling tinggi 50 (lima puluh) kilometer per jam.

4 dari 4 Halaman

Terakhir batas kecepatan di kawasan pemukiman paling tinggi 30 (tiga puluh) kilometer per jam.

Sementara itu, batas kecepatan paling tinggi dan batas kecepatan paling rendah yang telah disebutkan tadi harus dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas.

BERI KOMENTAR