HOME » BERITA » SETELAH C-HR, TOYOTA SIAP LEPAS MOBIL HYBRID LAGI DI INDONESIA

Setelah C-HR, Toyota Siap Lepas Mobil Hybrid Lagi di Indonesia

Tak berhenti di C-HR, Alphard, dan Camry, Toyota berencana untuk merilis mobil hybrid lagi di Indonesia.

Selasa, 23 April 2019 16:45 Editor : Cornelius Candra
Toyota Camry Hybrid (TAM)

OTOSIA.COM - Senin kemarin (22/4), PT Toyota Astra Motor (TAM) merilis line-up hybrid terbaru mereka, yaitu Toyota C-HR Hybrid. Kehadiran SUV ini menemani 2 mobil hybrid mereka yang telah meluncur lebih dulu, yakni Toyota Camry Hybrid dan Toyota Alphard Hybrid. Sebelumnya mereka juga pernah memiliki Toyota Prius Hybrid yang kini telah hilang dari peredaran.

Agaknya Toyota berkaca pada penjualan Camry. "Porsi penjualan Camry Hybrid beberapa tahun belakangan terus meningkat. Dari semula di 2018 hanya 7%, menjadi 12%, dari total penjualan. Peningkatan ini menunjukkan minat konsumen terhadap mobil ramah lingkungan." ujar Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor.

Melihat peningkatan penjualan serta keseriusan TAM pada mobil hybrid, kami menanyakan mobil apalagi setelah C-HR. "Mengenai mobil hybrid lain, kami belum bisa bicara banyak. Tunggu saja tanggal mainnya. Untuk rencana sih sudah ada," kata Anton, saat dimintai keterangan.

Karena informasinya ditutup rapat, pertanyaan Oto.com beralih pada kapan C-HR EV yang seluruhnya digerakkan motor elektrik masuk ke Indonesia? "Belum. Karena secara global pun, mobil elektrik Toyota itu baru diluncurkan tahun depan. Tapi seperti yang sudah diumumkan, C-HR EV akan diproduksi di Cina. Untuk Indonesia sampai saat ini masih kami pelajari."

Perbincangan tak sedikitpun memecahkan teka-teki mengenai mobil yang akan masuk berikutnya. Tapi melihat jajaran kendaraan hybrid Toyota di pasar global, rasanya kami menemukan satu yang punya potensi besar masuk ke tanah air. Corolla Altis Hybrid.

Sedan kompak itu sudah lama mengaspal di Indonesia. Pangsa pasarnya pun cukup matang. Semestinya, ini membuat masyarakat lebih mudah beradaptasi walaupun dibekali spesifikasi jantung pacu yang berbeda.

Selain itu, konsumen jadi punya pilihan ekonomis untuk memiliki sedan ramah lingkungan. Maklum, satu-satunya sedan Toyota bermesin hybrid di tanah air hanyalah Camry. Tapi sayangnya, banderolnya sangat tinggi.

Tapi tak menutup kemungkinan, Toyota memberi kejutan dengan membawa kembali Prius. Atau bahkan RAV 4, untuk menemani C-HR di segmen SUV, walau kecil probabilitasnya.

Sistem hybrid telah menjadi kekuatan Toyota selama satu dekade belakangan. Toyota Hybrid System (THS) terus mengalami fase perkembangan hingga siap diaplikasi di berbagai model. Bahkan Toyota pun rela berbagai dengan merek lain dalam bentuk kerjasama.

Di pasar otomotif global, Toyota nantinya akan menyuplai THS (Toyota Hybrid System) ke Suzuki. Kemudian, mereka siap menghadirkan teknologi mobil listrik hybrid di India dengan cara memproduksi berbagai komponennya secara lokal.

Sumber: Oto.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR