HOME » BERITA » SETELAH LIHAT FOTO BERIKUT, MASIH TEGA ASAL REPORT DRIVER GOJEK?

Setelah Lihat Foto Berikut, Masih Tega Asal Report Driver Gojek?

Kamis, 23 November 2017 15:00 Editor : Fajar Ardiansyah
Driver Gojek (foto: Amrullah Amru)

OTOSIA.COM - Keberadaan transportasi online seperti Gojek, Grab, dan Uber sangat membantu konsumen saat beraktivitas sehari-hari. Pihak konsumen pun dapat merasa lebih nyaman menggunakan jasa Gojek Cs itu karena adanya jaminan keamanan dari mereka.

Meski demikian, pihak transportasi online seperti Gojek pun membuka layanan pengaduan jika penumpang merasa dirugikan oleh pengendara. Tapi alangkah baiknya jika laporan dibuat sebenar-benarnya. 

Seperti halnya saat melihat foto dari Amrullah Amru berikut ini bisa jadi pertimbangan Otolovers supaya tak asal report. Mengapa? Karena bisa jadi apa yang jari ketik, malah menentukan nasib hidup banyak orang.

Amrullah Amru memperlihatkan seorang pengendara Gojek yang menggunakan sebuah motor Beat merah dengan nopol B 4319 SAV. Kabarnya pengendara ini terkena suspensi karena konsumennya melaporkan bapak tersebut ke pihak Gojek lewat email. Bapak itu pun diberikan sanksi berupa pelarangan untuk bidding.

Menurut penulisan Amrullah Amru, driver Gojek tersebut membawa penumpang yang kemudian terkena tarif sebesar Rp6000. Namun sang penumpang hanya bisa membayar dengan jumlah Rp100 ribu. Karena masih pagi, sang driver kesulitan mencari uang kembalian. Setelah mencari-cari si Bapak akhirnya mendapatkan kembalian untuk penumpang tersebut.

Sayangnya, Amrullah Amru menyampaikan, sang penumpang tak puas karena dengan driver Gojek yang mencari kembalian tersebut. Sang konsumen menilai akibat kelamaan mencari kembalian, dia terlambat kerja. Sang konsumen pun kemudian melayangkan protes ke pihak Gojek.

Akibat laporan tersebut, akhirnya sang driver langsung terkena suspen. Akibat hukuman itu, sang driver kehilangan satu-satunya mata pencaharian. Dan uang dari hasil meng-Gojek itu biasa digunakan si Bapak untuk melunasi kreditan motor yang dipakai untuk bekerja.

Kalau sudah begini si bapak bagaimana bisa kerja?

 (kpl/fjr)

BERI KOMENTAR