HOME » BERITA » SHELL V-POWER COCOK UNTUK SUPERCAR, CITY CAR JUGA?

Shell V-Power Cocok untuk Supercar, City Car Juga?

Produk bahan bakar milik Shell, V-Power dianggap menjadi bahan bakar yang cocok untuk supercar. Tapi apakah V-Power juga bisa untuk mobil biasa?

Jum'at, 15 Maret 2019 15:15 Editor : Dini Arining Tyas
Peresmian SPBU Shell di Kota Malang (Otosia.com/Dini)

OTOSIA.COM - Produk bahan bakar milik Shell Indonesia disebut lebih berkualitas. Sebab, Shell tak hanya menawarkan bahan bakar biasa, tapi juga memiliki formula khusus.

Bahkan ada anggapan bahwa bahan bakar milik Shell sangat cocok untuk supercar. Benarkah demikian?

Shell sendiri memiliki dua produk umum yang selalu ada di SPBU milik Shell. Yakni Super dan V-Power, keduanya memiliki RON 92 dan 95. Tapi, selain beroktan tinggi, V-Power juga memiliki teknologi yang disebut Dynaflex.

"Supercar itu direkomendasikan menggunakan bahan bakar dengan RON 95 ke atas. Nah, Shell V-Power itu juga punya RON 95. Sudah ada manufacturer yang merekmondasikan untuk menggunakan Shell, yaitu Ferrari dan BMW, di dalamnya sudah termasuk supercar," jelas Fuel Marketing Manager Shell Indonesia, Ratna Anggraini, saat peresmian SPBU Shell Kawi, di Kota Malang, Jumat (15/3/2019).

Formulasi Dybaflex yang terkandung dalam Shell V-Power itu merupakan teknologi paling baru yang diluncurkan oleh Shell secara global. Dynaflex memiliki dua fungsi untuk kendaraan.

Pertama, teknologi ini bisa membersihkan hingga 80 persen. Misalnya, jika mobil yang sudah berusia 2 hingga 3 tahun, biasanya memiliki tumpukan deposit. Maka V-Power bisa membantu membersihkan hingga 80 persen.

"Satu kali pengisian pakai V-Power bisa membersihkan sampai 80 persen. Tapi syaratnya, isinyaharus V-Power, tidak tercampur dengan BBM lain. Sebaiknya semuanya pure V-Power, biar benefitnya sempurna," tambah Ratna.

Keunggulan kedua, Shell V-Power bisa memodifikasi friksi. Hal ini bertujuan agar mobil tidakcepat panas.

"Nah dua keunggulan tadi bikin kendaraan kita lebih efisien, dan performanya lebih optimal," lanjutnya.

Tapi ada juga anggapan yang menyebut jika Shell V-Power tak cocok untuk mobil biasa. Apalagi mobil yang hanya butuh bahan bakar beroktan 90 atau 92 saja. Sebab, jika dipaksakan justru akan membuat kendaraan cepat panas akibat kelebihan RON.

Bagaimana jadinya bila Shell V-Power diaplikasikan untuk kendaraan yang umumnya hanya butuh RON antara 90-92? Benarkan seperti isunya bisa bikin kendaraan cepat panas karena kelebihan RON?

"Sejauh ini enggak ada masalah sih. Karena city car juga cukup banyak pakai V-Power. Sebenarnya kalau cepet panas sendiri sih enggak ada buktinya kan ya. Karena buktinya city car aja (bukan supercar) aman-aman aja selama ini," tandas Ratna.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR