HOME » BERITA » SIAP-SIAP, MULAI TAHUN DEPAN ETLE UNTUK SEPEDA MOTOR SUDAH DIBERLAKUKAN

Siap-Siap, Mulai Tahun Depan ETLE untuk Sepeda Motor Sudah Diberlakukan

Tahun depan, kamera ETLE juga bisa merekam pengendara sepeda motor yang melanggar

Jum'at, 06 Desember 2019 20:15 Editor : Ahmad Muzaki
Siap-Siap, Mulai Tahun Depan ETLE untuk Sepeda Motor Sudah Diberlakukan
Peluncuran pelayanan aplikasi publik E-TLE (Merdeka.com/Tri Yuniwati Lestari)

OTOSIA.COM - Sejumlah ruas jalan protokol di Jakarta telah terpasang kamera electronic traffic law enforcement (ETLE). Kegunaannya untuk merekam kendaraan yang lakukan pelanggaran.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, mengatakan, tahun depan, kamera ETLE juga bisa merekam pengendara sepeda motor yang melanggar.

"(Kamera ETLE ) untuk sepeda motor mulai tahun depan sudah diberlakukan," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (5/12).

Ditambahkan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf, saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan agar ETLE bisa diterapkan untuk pesepeda motor yang melanggar lalu lintas. Salah satunya dengan mengatur posisi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

"Sedang kami setting (atur) nih untuk TNKB-nya itu dengan posisi bagaimana agar bisa terekam. TNKB motor ini kan beda dengan mobil. Ini yang kami (atur) supaya posisi (TNKB) bagaimanapun bisa terekam," ungkap Yusuf.

Namun sebelum benar-benar diterapkan, Yusuf memastikan akan diberlakukan sosialisasi terlebih dahulu agar warga terbiasa.

1 dari 1 Halaman

Kelebihan Kamera E-LTE

Siap-Siap, Mulai Tahun Depan ETLE untuk Sepeda Motor Sudah DiberlakukanKelebihan Kamera E-LTE

Sebelumnya, Kapolda Gatot memaparkan kelebihan E-TLE mempunyai kemampuan vehicle recognation, yaitu mencatat nomor polisi yang sudah pernah terkena tilang. Dia berharap adanya kemampuan ini nantinya aksi pencurian motor akan berkurang.

Selain itu, Gatot menyampaikan pihaknya akan bekerjasama dengan Jasa Marga dan akan memasang E-TLE di seluruh ruas Tol di Jakarta.

"Selain di TransJakarta juga di jalan-jalan tol sekarang ada 2 titik kita pasang. Pada titik tersebut kalau masuk jalan tol bahwa kendaraan ini pernah di tilang dan belum bayar pajaknya akan terlihat," tutup Gatot.

Tak tanggung-tanggung, sejak dipasang 1 November 2018 lalu hingga November tahun ini, sistem tersebut telah tindak 54.074 pelanngar. 25.459 sudah lakukan konfirmasi dan pembayaran, dan sisanya 28.615 pelanggar diblokir kendaraannya. Dari denda tilang ini, sebanyak Rp3.916.450.000 diserahkan ke negara.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR