HOME » BERITA » SIMAK TIPS AMAN BELI MOBIL BEKAS UNTUK MUDIK IDUL FITRI 2019

Simak Tips Aman Beli Mobil Bekas untuk Mudik Idul Fitri 2019

Sebelum membeli mobil bekas untuk mudik Idul Fitri 2019 mendatang, simak dulu beberapa tips ini.

Selasa, 07 Mei 2019 17:45 Editor : Cornelius Candra
Ilustrasi dealer mobil bekas (Carsite.co.uk)

OTOSIA.COM - Salah satu moda transportasi yang kerap dipilih oleh masyarakat Indonesia untuk mudik ialah mobil pribadi dengan anggapan lebih fleksibel. Karena itu, hal ini juga berpengaruh pada peningkatan penjualan mobil jelang Idul Fitri 2019.

Nah, dalam memilih mobil yang bakal dibeli untuk dipakai mudik lebaran, tidak hanya mobil baru tapi juga mobil bekas (mobkas). Namun perlu diingat, saat hendak membeli mobkas, ada hal-hal yang harus diperhatikan calon konsumen agar tidak tertipu oknum pedagang yang nakal.

Seperti dilansir Liputan6.com dari laman resmi Suzuki Indonesia, agar punya harga jual yang tinggi, terkadang penjual mobil bekas nakal akan melakukan beberapa kecurangan. Salah satunya, dengan memanipulasi jarak tempuh kilometer di panel cluster agar mobil yang akan dijual seperti memiliki jarak tempuh yang rendah.

Cara jualan seperti ini jelas sangat merugikan konsumen, karena bisa mengaburkan kualitas produk yang akan dibeli. Lalu, adakah cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah si penjual ngoprek kilometer mobil tersebut atau tidak?

Sebenarnya pihak pabrikan sudah memperhitungkan hal ini. Mereka sudah menanamkan fitur khusus yang membuat orang lain tidak bisa memanipulasi jarak tempuh mobil tersebut.

Tujuannya, selain sebagai cara untuk melihat jarak pemakaian mobil, jarak tempuh yang tersemat pada panel cluster sangat dibutuhkan untuk mengukur perkiraan penggantian komponen dalam mobil tersebut, dan menentukan waktu servis berkala.

Untuk mengetahui apakah jarak tempuh yang tertera pada panel cluster benar-benar nyata, atau hasil oprekan, Anda bisa memperhatikan kondisi fisik dari mobil tersebut.

Logikanya, mobil dengan jarak tempuh rendah berarti jarang digunakan. Nah jika mobil jarang digunakan, otomatis kondisi bodi mobil masih sangat mulus, dan cat masih mengkilap. Tidak mungkin mobil yang jarang dipakai disimpan di luar rumah.

Berbagai komponen mobil juga perlu diperiksa kondisi kelayakannya, seperti ban, interior mobil, serta beragam fitur di dalamnya. Semua bagian tersebut harus sesuai dengan harga yang ditawarkan.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR