HOME » BERITA » SISTEM PENGEREMAN OTOMATIS AKAN MENJADI FITUR KESELAMATAN STANDAR MOBIL

Sistem Pengereman Otomatis Akan Menjadi Fitur Keselamatan Standar Mobil

National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat mengumumkan bahwa 20 pembuat mobil akan segera menjadikan AEB sebagai fitur keselamatan standar untuk mobil-mobilnya

Sabtu, 19 Desember 2020 15:15 Editor : Ahmad Muzaki
Sistem Pengereman Otomatis Akan Menjadi Fitur Keselamatan Standar Mobil
Ilustrasi sistem pengereman otomatis (Driving.ca)

OTOSIA.COM - Fitur keselamatan sebuah mobil pada dasarnya terus diperbarui. Bahkan sederet fitur terbaru pun disematkan agar pengendara aman dalam berkendara. Salah satu fitur keselamatan yang akan segera menjadi standar adalah Automatic emergency front braking (AEB) alias sistem pengereman otomatis.

Melansir Driving.ca, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) Amerika Serikat mengumumkan bahwa 20 pembuat mobil akan segera menjadikan AEB sebagai fitur keselamatan standar untuk mobil-mobilnya.

1 dari 2 Halaman

Hal ini menyusul kerjasama atau perjanjian sukarela antara NHTSA dengan produsen mobil. Kerjasama tersebut terkait penyematan AEB di mobil-mobil yang diproduksi yang dimulai pada 31 Agustus 2023 mendatang.

Sistem ini sendiri akan memberikan peringatan kepada pengemudi jika kendaraannya mendekati kendaraan lain. Jika si pengemudi tak mengambil tindakan, maka secara otomatis sistem akan mengaktifkan rem.

Sistem ini sendiri juga dapat mendeteksi kemungkinan tabrakan dengan pejalan kaki, pesepeda, hingga hewan berukuran besar, seperti rusa.

2 dari 2 Halaman

Saat ini sudah ada 10 produsen mobil, yakni Audi, BMW, Hyundai, Mazda, Mercedes-Benz, Subaru, Tesla, Toyota, Volkswagen , dan Volvo yang telah memasang AEB dengan presentase 96 persen kendaraannya telah terpasang.

Kemudian Tesla dan Volvo sudah mencapai 100 persen. BMW, Audi, dan Subaru sudah 99 persen. Honda, Nissan, dan Ford telah mencapai 91 persen, serta Kia dengan 75 persen.

Tampaknya kesepakatan sukarela seperti ini membuat standar sistem pada mobil semakin cepat terealisasi daripada menjadikannya sebuah regulasi.

BERI KOMENTAR