HOME » BERITA » SISWA SMA DI KEBUMEN BIKIN MOBIL UNIK GARA-GARA FILM JAMES BOND

Siswa SMA di Kebumen Bikin Mobil Unik Gara-Gara Film James Bond

Terinspirasi dari film James Bond, seorang siswa SMA di Kebumen pun membuat mobil listrik. Mobil listrik itu dia beri nama Spectre.

Jum'at, 16 April 2021 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Siswa SMA di Kebumen Bikin Mobil Unik Gara-Gara Film James Bond
Mobil Spectre karya siswa SMA di Kebumen (Instagram/sma_muhammadiyah_gombong)

OTOSIA.COM - Mobil-mobil yang muncul di film James Bond selalu menarik. Mobil-mobil itu bahkan ternyata menginspirasi seorang siswa SMA di Kebumen, Jawa Tengah.

Siswa SMA itu membuat mobil listrik bertenaga surya yang bernama Spectre. Nama itu bahkan diambil dari film James Bond yang diluncurkan pada 2015 silam.

Jika dalam film, Spectre adalah momok atau hantu. Tapi maksud Spectre untuk mobil karya siswa SMA ini merupakan akronim dari Solar Powered Electric Vehicle.

Menurut Fakhrudin Mubarok, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Gombong, mobil Spectre itu dibuat dalam waktu dua bulan. Sementara menurut Adit, salah satu anggota komunitas pecinta mobil di Kebumen, adanya mobil listrik ini merupakan sesuatu yang luar biasa mengingat yang membuatnya adalah anak SMA. Apalagi, diprediksi ke depan teknologi mobil listrik akan menjadi pilihan mengingat penggunaannya yang hemat biaya.

"Mudah-mudahan SMA Muhammadiyah Gombong bisa terus mengembangkan dan harapannya ini bisa menjadi produksi massal," kata Adit dikutip dari akun resmi Instagram SMA Muhammadiyah Gombong.

1 dari 2 Halaman

Apresiasi Bupati Kebumen

Mobil Spectre karya siswa SMA di Kebumen (Instagram/sma_muhammadiyah_gombong)

ada Senin (12/4/2021), Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meluncurkan mobil listrik Spectre. Bahkan tanpa ragu, Arif menjajal mobil itu di jalan raya depan pendopo rumah dinas.

Menurut Arif, Spectre memberi solusi untuk mengatasi polusi udara dan keterbatasan sumber daya alam sebagai bahan bakar fosil. Atas pencapaian itu, Arif memberi apresiasi kepada SMA Muhammadiyah Gombong. Ia berharap, mobil itu bisa terus dikembangkan.

"Terus dikembangkan, namun harus terus diuji, bagaimana sistem controller, kekuatan, dan kecepatannya bisa bekerja dengan baik sehingga dapat memberi manfaat kepada sekolah dan masyarakat luas sehingga dipastikan aman bagi pengendara," kata Arif dikutip dari Liputan6.com pada Rabu (14/4/2021).

2 dari 2 Halaman

 

Harus Tersertifikasi

Mobil Spectre karya siswa SMA di Kebumen (Instagram/sma_muhammadiyah_gombong)

Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Arif berharap kendaraan itu sudah tersertifikasi sebelum diproduksi secara massal. Ia mencontohkan, mobil listrik itu harus lulus uji coba di sirkuit, uji coba di jalan raya, dan uji coba tabrakan.

"Faktor keselamatan dan keamanan tetap menjadi faktor utama," pungkas Arif.

Penulis: Shani Rasyid

Sumber: Merdeka.com

 

BERI KOMENTAR