HOME » BERITA » SKEMA KREDIT SYARIAH, MOBIL JADI SASARAN

Skema Kredit Syariah, Mobil Jadi Sasaran

Rabu, 19 September 2018 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Foto by Nazarudin Ray

OTOSIA.COM - Cicilan mobil dengan sistem syariah jadi program baru yang disodorkan Mandiri Utama Finance (MUF). Hal tersebut diwujudkan karena dua alasan. Selain karena pasar otomotif terus tumbuh di 2018, minat masyarakat Indonesia pada pembiayaan berbasih syariah juga makin tinggi.

Untuk memuluskan program ini, semua aspek dalam pembiayaan MUFSyariah menurut mereka dawasi dan didampingi oleh Dewan Pengawas Syariah yang telah direkomendasikan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia.

"Kami pastikan semua unsur pembiayaan sesuai prinsip Islam dan mendorong masyarakat Indonesia untuk tidak ragu menggunakan produk pembiayaan MUFSyariah, kata Yunahar Ilyas, Ketua Dewan Pengawas Syarliah MUF.

Produk MUFSyarlah menggunakan akad murabahah, atau akad jual beli yang bebas riba. Melalui skema ini, MUFSyariah akan menegaskan harga beli atau harga perolehan kepada konsumen, serta margin sebagai keuntungan MUFSyariah.

Selanjutnya, konsumen melakukan pembayaran angsuran sesuai jangka waktu yang telah disepakati.

Tenor pembiayaannya sendiri sampai 5 tahun, dan MUFSyariah telah siap di 8 kota kantor cabang MUF yang telah mendapatkan izin resmi pembiayaan syariah dari OJK, yaitu Jakarta Duren Tiga, Tangerang, Subang, Magelang, Kediri, Gresik, Surabaya, dan Pekanbaru.

MUF sendiri saat ini sudah mengumpulkan dana Rp 5 triliun, terhitung sampai Agustus lalu. Dari pembiayaan itu, pasar mobil justru jadi sasaran utama.

"Antara motor mobil sekitar 35-65, 35 persen motor, 65 persen mobil. Kalau untuk baru dan bekas mungkin hampir 50-50 motor sama mobil," kata Stanley Setia Atmadja selaku Direktur Utama MUF

Rp 5 triliun sendiri menunjukkan langkah yang cerah bagi MUF. Dengan raihan angka tersebut, pemenuhan target tahun ini dikatakan meyakinkan.

"Target kami tahun ini Rp 7,6 triliun. Harusnya oke (optimis) soalnya kami sudah sampai Rp 5 triliun, dan masih ada sisa 4 bulan," ujarnya.

Setelah 8 kota, MUF akan memperluas jaringan hingga 111 cabang di seluruh Indonesia.

"Kami harap hal ini dapat memberi kemudahan bagi masyarakat muslim Indonesla pada khususnya untuk memiliki kendaraan impian sesuai dengan prinsip dan tuntunan agama, ucap Stanley Setia Atmadja.

MUF pun mengklaim bahwa mereka menjadi satu-satunya perusahaan pembiayaan BUMN di Indonesia yang telah siap memasarkan produk pembiayaan otomotif berbasis syariah.

Reporter : Nazarudin Ray

(kpl/nzr/tys)

BERI KOMENTAR